Cara Mudah Mengatasi Kutu Rambut

Kulit kepala gatal

Anak jaman sekarang rasanya sudah jarang yang memiliki kutu ya! Meski  begitu, masih ada saja lho, satu dua anak yang terjangkit hama ini.

Di sisi lain, kutu rambut begitu mudah menular. Bahkan hanya dengan main bareng, malamnya bisa garuk-garuk kepala. Lalu bagaimana cara mengatasi kutu rambut?

Kenalan sama Kutu Rambut Yuk!

Kutu rambut adalah hewan kecil yang menghisap darah manusia. Hewan yang memiliki gerakan lincah ini menular melalui kontak langsung ataupun dari barang-barang yang diletakkan berdampingan. Kutu rambut tidak bisa terbang atau meloncat.

Siklus hidup kutu rambut dimulai dari :
  • Telur yang akan menetas setelah 6 sampai 9 hari.
  • Nibs merupakan anak kutu berukuran kecil yang akan menjadi dewasa setelah 9 sampai 12 hari.
  • Kutu dewasa yang bisa hidup selama 3 sampai dengan 4 minggu. Sementara itu, kutu betina dapat bertelur sebanyak 6-10 buah dalam sehari. Ketika bertelur, kutu betina juga mengeluarkan zat lengket yang membuat telur menempel di helaian rambut sehingga sulit dilepaskan.
Kutu rambut menyebabkan rasa gatal, terlebih bila rambut terpapar sinar matahari. Apabila kulit kepala yang gatal digaruk terlalu keras maka dapat melukai kulit kepala. Jika tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut bisa menjadi borok.

Cara Mengatasi Kutu Rambut Berdasarkan Pengalaman

Rambut kepang

Beberapa bulan lalu saya sempat dibikin kaget karena merasakan benda bergerak di antara rambut. Setelah saya raba dengan tangan, syok dong karena menemukan induk kutu berbadan montok.
Saya juga memeriksa rambut anak saya, benar di sana sudah ada telur kutu. Karena jumlahnya sedikit, jadi tidak terlalu tampak kalau tidak dilihat secara detail.

Kejadian sama sering terulang, lagi-lagi saya menemukan kutu rambut, kali ini di rambut teman anak saya. Segera saya bagikan hasil temuan saya pada mamanya.

Sat set, sikap pertama yang harus kita lakukan begitu menemukan kutu di rambut. Pasalnya hewan kecil satu ini begitu mudah berkembang biak. Kalau jumlahnya sudah sangat banyak, kita pasti akan kewalahan. Belum lagi potensi menularkan pada orang lain.

Lalu apa saja cara yang bisa kita lakukan untuk mengusir hama satu ini? Berikut tips dari saya.

Gunakan Sisir Serit Bergigi Rapat

Langkah pertama yang bisa kita ambil yaitu mengumpulkan kutu dari rambut menggunakan sisir bergigi rapat. Gunakan dengan waspada agar gerombolan kutu nggak bubar.
Sebelumnya pastikan kalau rambut anak berada dalam kondisi mudah disisir karena gigi rapat yang dimiliki sisir akan sulit digunakan pada rambut yang belum rapi.

Cara ini sebenarnya kurang efektif karena kita tidak bisa memastikan apakah kutu sudah habis atau belum. Sekaligus tidak bisa menjangkau telur-telur kutu. Meski demikian, menyisir rambut dengan gigi rapat lumayan mengurangi jumlah kutu yang menjangkit.

Risiko lain, kutu yang terlepas dari rambut berada dalam kondisi hidup yang membuatnya bisa bergerak bebas sehingga kita harus jeli jangan sampai merambat ke benda lain.

Menggosok Rambut dengan Kain Warna Terang

Jika cara pertama masih membuat kutu banyak yang tertinggal di rambut, teman-teman bisa menggunakan kain berwarna terang untuk menggosok rambut yang basah.

Yah, meskipun menggosok rambut dalam kondisi basah tidak disarankan, tapi untuk kasus ini bolehlah mendapat dispensasi hihi.

Saat rambut dalam keadaan basah, gerak kutu menjadi terbatas. Cara ini bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain ya! Sama seperti cara sebelumnya, metode ini hanya bisa dipakai mengambil kutu, sementara telurnya masih tertinggal.

Menggunakan Kapur Semut

Kapur semut untuk kutu rambut

Selanjutnya, ini adalah jurus andalan saya untuk memberantas kutu rambut. Jika biasanya kita menggunakan kapur untuk mengusir semut, kali ini bisa banget lho dipakai untuk mengusir kutu di kulit kepala.

Bagaimana caranya?

Gunakan kapur untuk menulis di kulit kepala lalu biarkan beberapa saat. Setelahnya kita bisa keramas untuk membersihkan jejak kapur yang tertinggal. Kelemahan metode ini, biasanya menyebabkan rambut dan kulit kepala menjadi kering. Namun berdasarkan pengalaman, cara ini yang paling manjur. Banyak kutu yang saya temukan dalam kondisi tidak bergerak.

Cara ini juga relatif aman dan lebih nyaman karena tidak meninggalkan bau menyengat. Tips tambahan, potong rambut lebih pendek untuk memudahkan pembersihan. Kalau kutu rambut sudah hilang, baru deh mulai lagi memanjangkan rambut.

Itulah cara menghilangkan kutu rambut yang pernah saya coba. Di artikel lain, saya juga membahas tips seputar kesehatan rambut, misalnya cara mengatasi rambut merah dan tips menguatkan rambut

Kutu rambut menjadi hama yang benar-benar mengganggu karena bisa menimbulkan rasa gatal. Apabila tidak ditangani dengan cepat, bisa menularkan pada orang lain. 

Bagi anak perempuan, mempunyai rambut yang dihiasi telur kutu juga nggak banget! Hal ini membuat kita nggak bebas saat styling rambut

Di kasus tertentu, kutu juga bisa menyebabkan infeksi karena penderita menggosok kulit kepala hingga terluka. Hal tersebut bisa berujung menjadi borok di kepala. 

Membayangkan borok bercampur kutu saja sudah menimbulkan rasa tidak nyaman ya! Nah, teman-teman apakah ada masa kecilnya yang ditemani kutu rambut? Bagi dong pengalaman untuk membersihkannya!

Posting Komentar untuk "Cara Mudah Mengatasi Kutu Rambut"