Bagi Waktu Saat Ikut Kelas Gratis BRT


suka duka saat mengikuti kelas gratis BRT

Kelas gratis BRT merupakan kelas yang membahas cara memaksimalkan performa blog yang dilakukan dengan menerapkan kaidah SEO. Saat blog sudah memiliki performa yang baik, bukan tidak mungkin akan ada banyak brand yang ingin menjalin kerja sama.

Jika ingin blog dikunjungi banyak orang, tentu saya harus melakukan berbagai persiapan. Ibarat toko yang mendambakan banyak pengunjung, saya perlu menata rak, memajang dagangan hingga melengkapi berbagai fasilitas agar pelanggan nyaman.

Mengenal BRT Network

Hari itu masih bulan November, di sebuah WhatsApp grup tengah dihebohkan oleh banyak ucapan selamat ulang tahun.

Oh, rupanya sang pemilik grup, om Punto Wicaksono sedang berulang tahun. Nah, ka Monic pun mencetuskan ide, untuk merayakan ulang tahun om Punto dengan mengadakan kelas blog gratis.

Kelas gratis ini masih satu bagian dengan BRT Network, tempat bertumbuh dan belajar banyak teman-teman blogger yang digagas oleh sepasang suami istri ini.

Di kelas, peserta akan diajak mempelajari beberapa teori terkait cara memaksimalkan performa blog didasarkan dari pengalaman pribadi para coach (om Punto, ka Monic, mas Priyo, bang Zen, mba Gilang dan mba Marita). Nggak cuma teori tapi sekaligus praktek dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Ilmu yang didapat sangat berguna, bahkan saya dengar tak sedikit alumni yang menggunakannya untuk membangun banyak blog.

Kalau di dunia nyata ada yang namanya ternak sapi, maka di dunia maya sendiri kita bisa melakukan ternak blog. Ketika satu blog katakanlah rata-rata bisa menghasilkan Rp 500.000 per bulan maka tinggal kalikan saja dengan jumlah blog yang dimiliki dengan asumsi masing-masing blog memperoleh job yang sama.

Menggiurkan bukan? Tapi ya sesuatu yang menyenangkan itu pasti membutuhkan perjuangan yang berat. Maka jangan kaget yaa kalau di kelas gratis BRT kita akan mengalami beberapa 'siksaan' wkwkwk.

Iya kelas ini menyiksa karena mau nggak mau kita harus taat rules-nya, seperti syarat pertama yaitu blog yang wajib sesuai indikator untuk  mengikuti materi berikutnya.

Kalau belum ya kita harus oprek bagaimana pun caranya, terjun di dalam lautan kode html, meninggalkan template yang disukai lalu mengganti dengan tema blog yang lebih SEO friendly misal.

Nggak jarang saya mendapat tanggapan kurang nyaman dari beberapa pihak, salah satunya saat saya meminta bantuan pada si pembuat template yang saya pakai. Nggak sedikit yang akan mengomentari 'kaku' dan istilah senada lainnya.

Udah tahu susah, ribet, memangkas waktu tidur, tapi kok tetep join? Bagaimana trik yang digunakan?

Alasan Mengikuti Kelas Gratis BRT

pengalaman mengikuti kelas gratis BRT


Motivasi yang mendorong saya mengikuti kelas gratis ini adalah meski blog sudah berusia 4 tahun, tapi saya merasa kok performanya gini-gini aja yak. Saya pingin blog saya punya performa bagus sehingga apa yang saya tulis manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak orang.

Apa Saja yang Didapat?

Selain cara memeriksa apakah halaman blog kita sudah sesuai kaidah SEO atau belum dengan bantuan meta tag inspector, setidaknya sampai curhatan ditulis, di kelas blog ini saya mendapat materi terkait :

  • Parameter Seo On Page


Dibawakan oleh om Punto Wicaksono yang sudah malang melintang di dunia per-SEO-an sehingga apa yang dibagi sudah teruji, hihi. Enggak lebay lho yaa karena beliau sudah merawat hingga 75 buah blog dan sudah terbukti menghasilkan. 

Lewat materi yang dipaparkan om Punto, saya menjadi tahu cara membuat artikel yang disuka mesin pencari.

  • Materi tentang Google Analytics dan Google Search Console


Materi berikutnya dibawakan oleh mas Priyo yang ternyata tetangga kabupaten saya wkwwk. Mas Priyo adalah seorang guru TKJ di salah satu SMK di Yogyakarta.

Di sini kita belajar mengenal fungsi dari setiap menu di kedua tools tersebut, bagaimana memanfaatkannya untuk mendulang traffic ataupun cara memasangnya di blog.

Tak hanya materi yang akan diperoleh secara gratis, namun kita juga dibebaskan untuk berdiskusi dan tanya jawab saat kesulitan mengerjakan tugas. Seperti teman saya, mba Siti Nurhayati Febriana yang akrab disapa mba Nana. Ia mengaku amat terbantu berkat kelas yang diadakan BRT ini.

Awalnya mba Nana merasa minder dengan kemampuan blogging yang dimiliki namun dengan penjelasan detil para coach di kelas blog gratis, perlahan ia makin paham sehingga menambah rasa percaya diri.

Semua coach sebenarnya bagus dalam penyampaian materi dengan ciri khas masing-masing namun berhubung saya blogging di platform blogspot, saya banyak berinteraksi dan dibantu oleh mba Marita. Menurut saya, cara mba Marita memberi pengarahan sangat jelas dan detil.

Cara Membagi Waktu Saat Mengikuti Kelas Gratis BRT


Salah satu keluhan ibu rumah tangga adalah ketika dirinya harus menjalani berbagai peran dengan waktu yang terbatas. Terlebih sejak awal telah dijelaskan bahwa kelas blog gratis ini enggak momfriendly. Supaya tugas domestik lancar, tugas kelas jalan terus dan pendapatan dari freelance menulis tidak tersendat, berikut cara bagi waktu yang saya lakukan :

  • Membuat semua daftar pekerjaan yang perlu diselesaikan, mulai dari pekerjaan domestik, deadline freelance hingga tugas yang diberikan coach. Tujuannya agar tidak ada pekerjaan yang terlewat.
  • Pilah berdasarkan prioritasnya. Di sini saya juga mendelegasikan beberapa pekerjaan, misalkan memasak. Kadang saya beli di warung atau kalau memang ingin memasak lengkap seperti biasa, saya harus memastikan semua bahan telah siap sehingga bisa langsung eksekusi dan tidak membuang waktu. Buang jauh-jauh hasrat ingin menyelesaikan semua pekerjaan dengan tenaga sendiri ya. 
  • Tetapkan batasan, saat kita memberi jatah satu jam untuk beres-beres rumah, misal, ya berarti hanya punya jatah satu jam. Jangan lupa catat untuk bahan evaluasi hingga menemukan durasi yang tepat.
  • Manfaatkan sekecil apapun waktu luang yang ada, misal saat anak bermain, ketika ia tidur atau saat si anak sekolah. Jadi kalau si kecil tidur, jangan ikutan tidur ya buu.. wkwkk.. Sama seperti pengakuan mba Sri Wahyuni, kelas BRT ini memang akan memangkas jam tidur kita karena harus mengerjakan tugas. Tapi setelah tugas beres, dijamin lega!
  • Minta bantuan pasangan ya.
  • Berdoa semoga diberi kemudahan hihi.

Kesimpulannya

Faktanya, pekerjaan ibu rumah tangga memang tak ada habisnya, namun kalau kita bisa memanfaatkan waktu yang ada, semua pasti bisa selesai.

Enggak hanya untuk kelas gratis BRT ini, saya beberapa kali terjebak dalam keadaan begitu banyak yang harus dilakukan namun waktu yang dimiliki sedikit. Rasanya pingin banget membelah diri haha. Menyerah? Tentu tidak, yuk berjuang dan fokus solusi!


sumber gambar 

www.pexels.com

ilustrasi by mamajokaa

32 Responses to "Bagi Waktu Saat Ikut Kelas Gratis BRT"

  1. Jadi inget masa2 ituu hihi semangat ya mba. Mudah-mudahan bisa bertahan sampai akhir

    BalasHapus
  2. Saya pernah ikut kelas BRT sebelumnya. Meskipun ga sampai lulus. Dan benar,, materinya memang mantul.. Jadi ga rugi kehilangan waktu tidur untuk ilmu yang bermanfaat..

    BalasHapus
  3. Sip mba Tami makin moncer karier perbloggingannya yah. Makin kece blognya juga nih. Sakseis pokokmen!

    BalasHapus
  4. Saya selalu tertarik mengikuti materi cara memaksimalkan performa blog ini. Apalagi kalo itu berdasarkan pengalaman pribadi coach yang terbukti blognya kece punya. Mau dong mba diajakin juga gabung BRT.

    BalasHapus
  5. Wiwin | pratiwanggini.net12 Desember 2021 02.12

    Wahhh.. keren ini kelasnya. Never ending learning deh kalo pengin jadi blogger profesional ya. Btw tetanggaan juga nih aku sama mas Priyo, tempat kerjanya dekat sama tempat tinggalku 😁

    BalasHapus
  6. Ngeblog ternyata kalau ditekuni tiap-tiap bloger akan sampai pada penelurusan teori-teori dan ilmu teknis untuk merawat blog yaa mb tami, saya pun masih selalu belajar tentang SEO dan segala hal teknis lainnya, sukses ya kelas gratisnya

    BalasHapus
  7. Saya jadi penasaran nih, singkatan BRT itu apaan ya kak? hehe, jadi pengen tahu banget, alias saya kepo hehe :)

    BalasHapus
  8. kelas yang keren mbak ^_^

    kalo bicara blog emang gak ada habisnya ya, apalagi bagi kita yang senang ngeblog apalagi ada cuannya hehehe...

    sukses selalu yang mbak di kelas BRT-nya, semoga dapet banyak ilmu yang bermanfaat untuk blog

    BalasHapus
  9. Wah mb Tami keren banget, tipe ibu-ibu RT yang udah penuh kerjaannya, tapi masih bisa nambah ilmu per-bloger-an yang berat-berat gini... Semoga bisa makin nyus ya Mba blognya..

    BalasHapus
  10. Wahh masuk kelas BRT, semoga dapat ilmunya sampai selesai finish ya, semangat belajar

    BalasHapus
  11. Keren mba ikut kelasnya. Nanti bagi ilmunya ya hehehe 😊

    BalasHapus
  12. Saya senyum-senyum sendiri pas baca bagian bagi waktu Mbak. Hehehe.... Kebayang bgt riwehnya kelas BRT. Dan manajemen waktu jd sangat penting emang. Kalau nggak keteteran semua. Sy dulu juga pernag ikut Mbak kelas BRT. Jd nostalgia saya. 😁

    BalasHapus
  13. Duuuh aku pengen banget ikut kelas ini
    Tapi lagi banyak PR dan kegiatan offline
    Takut gak bisa konsisten ngerjain PR
    Jadi aku baca-baca artikel peserta dulu deh, buat belajar

    BalasHapus
  14. Memangkas jam tidur adalah fardhu ain 😇 itung2 itu adalah latihan buat jadi blogger profesional hoho...

    BalasHapus
  15. Wah seru ya ilmunya, kelas begini penting bgt buat blogger ya.

    BalasHapus
  16. Asyik nya yang belajar ilmu SEO sukses ya mbak semangattt

    BalasHapus
  17. Mempelajari analitik menarik banget nih, palagi SEO nya

    BalasHapus
  18. Mantep ih bisa ngatur waktu sebagai IRT. Memang harus siap mental ya soalnya denger2 emang kelasnya disiplin banget. Semangat sampai akhir ya Kak 🤩

    BalasHapus
  19. Pekerjaan ibu rumah tangga sudah sangat banyak, salut tetap bisa melakukan hal di luar itu. Terima kasih tipsnya bagus.

    BalasHapus
  20. Kelas kelas seperti ini penting banget untuk blogger, cuma memang hanya blogger yang berkemauan keras saja yang bisa mengikutinya hehe

    BalasHapus
  21. wih, luar biasa ya aktivitasnya. Bener-bener jadi blogger keren nih kalau lulus BRT...

    BalasHapus
  22. Semangat mb Tami. Keren nih di tengah kesibukan masih semangat belajar biar blognya makin moncer dan tentu saja menghasilkan yah...
    Btw...aku jadi ikutan belajar deh, karena baca artikelnya...

    BalasHapus
  23. Wah, setelah baca ini aku jadi merasa lebih berniat buat bikin blog yang bagus. Makasih ya mba, udah sharing sharing. :)

    BalasHapus
  24. Saya sempat baca juga katanya kelas ini kurang momfriendly. Hehe. Salut buat mommies yang bisa ngikutin kelas ini dengan maksimal, semoga hasilnya juga sepadan dengan usaha belajarnya ya Mbak.

    BalasHapus
  25. Keren mb... Menginspirasi sekali buat aq yang ibu rumah tangga 👍

    BalasHapus
  26. Selamat ya mbak, sudah berani masuk kelas BRT yang mantul banget materinya. Smg lolos sampai akhir:)

    BalasHapus
  27. Wah...dulu pernah ikutan BRT tapi enggak lolos seleksi. Kelas ini memang ekslusif hanya orang-orang tertentu yg bisa lolos

    BalasHapus
  28. Gimana cara ngobrol ke pasangan biar enggak salah paham?

    BalasHapus
  29. Kalau denger pengalaman temen-temen yang udah ikutan kelas BRT, ini emang bener-bener menguras mental dan pikiran yah. Tapi lihat mereka alumni, blognya emang jadi lebih kece sih. Semoga kamu juga bisa kak, good luck!

    BalasHapus
  30. Seru ya ikutan kelas bareng sama temen seperjuangan. Apalagi gratis, harus dimanfaatkan dengan baik. Semoga ilmunya bermanfaat dan mentornya dapat pahala

    BalasHapus
  31. Keren Mbak Tami. Nanti ilmunya ditulis lagi ya, hasil belajarnya. Semoga dimudahkan menyerap ilmunya, dan semakin besar manfaatnya. Semangat Mbak. Sukses dan bahagia selalu.

    BalasHapus
  32. Hal yg paling saya tunggu nih, tips ibu RT supaya bisa lolos kelas BRT. Semoga next batch bisa ikutan. Btw kalo tinggal ma mertua buat saya susah pendelegasian tugasnya. Tapi...semoga Allah mudahkan yaa

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel