Pengalaman Mengelola Stres Bersama Aplikasi Belajar Online QuBisa

aplikasi belajar online


Akhir-akhir ini saya merasa tidak semangat dalam melakukan pekerjaan dan aktivitas harian lainnya. Bawaan hanya pingin rebahan, scroll sosial media, scroll marketplace. Ketika jam mengerjakan deadline sudah tiba, saya tidak lantas melakukannya. Intinya saya enggak semangat. Engga sehari dua hari tapi saya merasakan ritme seperti ini (agak semangat~semangat menggebu~mualaaaas) selama beberapa bulan.

Tadinya saya berpikir ini merupakan hal wajar, saya rutin melakukan aktivitas yang sama selama kurang 3 lebih tahun. Nggak heran kalau akhirnya dihampiri bosan. Belum lagi adanya pandemi yang membatasi mobilitas. Rasanya jenuh, suram, mualas. Beberapa kali saya memaksakan diri untuk lebih bersemangat, saya mencoba berbagai cara terutama demi menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan agar tidak dikalahkan rasa malas. Nah, salah satunya dengan mempelajari hal baru di aplikasi belajar online


Mengenal Diri Sendiri Selama Pandemi


Pandemi mengubah buanyak sekali hal, termasuk sudut pandang saya dalam menilai diri sendiri. Kalau sebelumnya saya menganggap saya seorang introvert tulen, kini setelah mengurung diri dalam durasi panjang menjadikan saya sadar kalau ada sisi extrovert dalam diri saya. Alasannya ya karena saya baru bisa bersemangat ketika bertemu orang lain, benar-benar energi serasa full, seperti gadget usai di-restart.

Nah, di tengah kesuraman hidup, secara kebetulan, saya menemukan sebuah postingan di Instagram dari seorang influencer. Isi caption tersebut sangat related dengan perasaan saya, tentang otak yang terasa tumpul dan nggak bergairah sedikit pun.

Kaka pemilik akun lalu membeberkan solusi yang ia pilih untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan travelling. Bahkan dirinya memberi beberapa bukti ilmiah tentang korelasi traveling dengan kinerja otak. 

Ciri yang beliau rasakan sama, saya pun merasa otak ini malas terutama untuk pekerjaan yang menuntut saya berpikir. Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, dimana hampir selalu melakukan kegiatan yang sama selama 3 tahun perasaan jenuh pun muncul. 

Saya juga merasa bahwa kualitas komunikasi dengan pasangan sedang menurun. Bahkan kami nggak pernah melakukan pillow talk, setiap menjelang tidur isinya hanya sibuk dengan handphone masing-masing.

Weekend-pun, waktu yang sah untuk goleran saya isi dengan kerja lho ya. Ada waktu kosong dikit, buru-buru tengok to do list, apa ya yang kelewat, apa ya yang bisa dipelajari?

Huah, benar-benar 'SIBUK' dan 'PADAT'.

Selain dengan mempelajari hal baru agar otak refresh, ini lho beberapa hal yang saya lakukan :

  • Menerapkan teknik pomodoro atau 25 menit bekerja, 5 menit istirahat lalu dilanjutkan bekerja lagi agar waktu yang ada tetap berjalan efektif.
  • Menuliskan perasaan saya secara jujur.
  • Mencari bantuan 'psikolog' guna mencari pemicu perasaan ini.
  • Melakukan morning routine dengan streching ringan atau bersantai bersama segelas seduhan rempah dan madu. Sebelumnya saya selalu sibuk dan cemas dalam mempersiapkan hari.
  • Memandangi tanaman koleksi sebagai variasi kegiatan selain memandang layar gadget.
  • Berencana melakukan mini travelling.

Nah, justru alasan terakhir ini lah yang meletupkan semangat saya. "Yeay weekend besok saya akan jalan-jalan bersama keluarga, melupakan sejenak deadline dan pekerjaan," pikir saya dalam hati. Nah, berhubung semangat sedang menggebu akhirnya saya memutuskan untuk mengenal hal baru lewat aplikasi belajar online, QuBisa. 

Mengenal 'Work Life Balance' Kunci Produktif Tanpa Sengsara


aplikasi siap kerja


Pada akhirnya saya memutuskan untuk bisa lebih seimbang dalam menjalani hari. Apalagi IRT semacam saya, yaah, rentan banget mencampur pekerjaan profesional dengan urusan domestik. Sebelum upskilling dan reskilling, saya memutuskan untuk memperbaiki diri terlebih dahulu.

Istilah work life balance sendiri udah nggak asing dong ya. Bahkan seingat saya, istilah ini sempat menjadi trending topic dimana-mana. 

Lewat kursus di aplikasi belajar online tersebut saya tahu, salah satu kunci agar bisa memiliki work life balance adalah menerapkan sikap mindfull alias berkesadaran penuh saat melakukan sesuatu. Masalahnya, monkey mind atau pikiran-pikiran dalam kepala kita kerap muncul, membuyarkan fokus sehingga membuat kita gagal mencapai target yang diharapkan. 

Monkey mind ini kadang berbisik tentang masa lalu, "Ahh, aku nggak bisa melakukan hal itu, aku pernah gagal melakukannya," yang membuat diri ini mundur teratur.

Monkey mind kadang juga berbisik tentang kekhawatiran akan masa depan, "Kakanya kok nggak hubungi aku lagi ya, atau jangan-jangan dia kecewa sama hasil kerjaku, jadi enggak mau order di tempatku lagi," padahal bisa jadi hal ini hanya asumsi.

Dan, benar saja lho, saya pernah mengalami dan ternyata hal tersebut hanya terjadi dalam kepala namun dampaknya sudah menghambat kinerja saya. Akhirnya saya beranikan untuk chat terlebih dahulu, ternyata beliau sedang menunggu saya chat duluan. Sedangkan saya, urung lebih dulu menyapa karena dicegat monkey mind!

Kenapa Harus QuBisa untuk Aplikasi Belajar Online?


kursus online gratis


QuBisa merupakan aplikasi siap kerja dengan materi belajar yang lengkap. Selain tentang stress management, QuBisa pun menghadirkan berbagai pembahasan tentang cara meningkatkan personal branding, cara belajar efektif dan banyak lagi.

Alasan Mengapa Harus Memilih QuBisa


  • QuBisa merupakan tempat belajar gak ribet karena bisa diakses baik lewat aplikasi maupun website dengan tampilan user friendly.
  • QuBisa memiliki pilihan kelas dengan beragam tema yang bisa dipakai untuk meningkatkan kemampuan.
  • Harga kelas yang ada di QuBisa sangat terjangkau mulai Rp 20.000. QuBisa juga menawarkan beragam kursus online gratis.
  • QuBisa menyediakan sertifikat yang bisa menambah nilai diri saat melamar pekerjaan.
  • Akses materi bisa dilakukan seumur hidup sehingga kita bisa memutar ulang jika ingin mempelajari lagi di lain kesempatan.
  • Tenaga pengajar sangat kompeten dengan berbagai latar pendidikan.
  • Setiap aktivitas yang dilakukan di website atau aplikasi QuBisa akan menghasilkan poin yang dapat ditukar dengan beragam hadiah istimewa, mulai dari smartphone hingga e-money.

Pengalaman Belajar di Aplikasi Siap Kerja QuBisa


Pemaparan kelas oleh pemateri sama sekali enggak bikin ngantuk. Disampaikan dengan santai seakan peserta diajak ngobrol.

Pemateri juga merupakan orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Semua isi materi dikuatkan dengan bukti ilmiah, penelitian serta jurnal yang dapat dibaca.

Keseluruhan materi disajikan dalam beberapa potong video jadi saya pribadi enggak merasa kelelahan saat menyimak. Menurut saya ini sangat praktis.

Apa yang saya rasakan pasca mengikuti belajar gak ribet di QuBisa?

  • Saya mengetahui cara memiliki kesadaran penuh saat mengerjakan sesuatu, di kelas, saya diajari trik untuk melatih kesadaran kita, salah satunya tidak boleh makan sambil mengakses gadget karena hal tersebut membuat konsentrasi terpecah.
  • Meminimalkan perdebatan sesuatu yang enggak perlu karena saya meyakini kita tidak bisa mengubah orang lain, satu-satunya hal yang dapat kita ubah ialah respon yang kita pilih untuk menghadapi situasi atau karakter tertentu.
  • Kita tidak bisa menghilangkan stressor, bisa jadi mereka berasal dari luar kendali kita, seperti pandemi, kebijakan sekolah offline dan sebagainya.
  • Saya sudah memahami cara mengusir monkey mind di dalam pikiran saya. Di kelas QuBisa lagi-lagi saya mendapatkannya.
  • Terdapat contoh kasus yang related sekali dengan kehidupan sehari-hari. Memang tidak sama persis namun saya bisa menduplikasi kerangka berpikir tersebut saat berinteraksi dengan orang lain.

Nah, teman-teman terutama orang tua yang mungkin pernah atau sedang merasakan rasa suntuk yang sama dengan yang saya rasakan, cobain deh tengok-tengok kelas di QuBisa. Seperti yang saya katakan di atas, harga kelas di QuBisa sangat terjangkau.

Selain kelas tentang manajemen stres yang pernah saya coba, QuBisa patut kita jadikan tempat untuk pengembangan diri dan meningkatkan kemampuan. Cocok bagi yang sedang mencari cara meningkatkan personal branding, QuBisa adalah pilihan tepat.

Mau upskilling dan reskilling, pingin tahu cara belajar efektif, coaching atau sekedar mencoba kursus online gratisTeman-teman pengguna Android bisa klik di sini. Sedangkan untuk iOS langsung tekan di sini

Cara Mengikuti Kursus Online Gratis di QuBisa


  • Buka aplikasi QuBisa, kemudian masuk jika sudah memiliki akun. Kalau belum, teman-teman bisa mendaftar dengan mengisi data yang diminta. 
  • Pilih kursus yang diinginkan, klik lalu tonton.

Sedangkan untuk membeli kelas berbayar, step by step mirip sekali dengan belanja di marketplace. Teman-teman bisa langsung pilih kelas yang diminati, masukkan keranjang, check out deh. Setelah transaksi, kelas yang dipilih bisa langsung diakses.

Info buat teman-taman yang senang menulis nih, QuBisa sedang mengadakan lomba blog dengan total hadiah Rp 10 juta, periode lomba mulai 22 Sept s/d 10 Desember 2021. Kunjungi Instagram QuBisa untuk cek info lengkapnya.

Bersama QuBisa kini saya makin pecaya diri untuk menjadi ibu rumah tangga yang berdaya dari rumah.

0 Response to "Pengalaman Mengelola Stres Bersama Aplikasi Belajar Online QuBisa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel