Kandungan Skincare yang Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Jerawat

Skincare kulit berjerawat

Jerawat merupakan salah satu problem kulit yang banyak dikeluhkan orang, terutama bagi pemilik kulit berminyak. Tak hanya ketika jerawat masih meradang, nantinya setelah jerawat sembuh biasanya akan meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

Selain disebabkan oleh makanan, gaya hidup dan hormon, kemunculan jerawat di kulit juga disebabkan karena penggunaan skincare. Pasalnya ada beberapa kandungan yang menutup pori sehingga menimbulkan jerawat. 


Apa saja sih kandungan skincare yang perlu dihindari pemilik kulit berminyak dan rentan berjerawat? Sebelumnya, simak terlebih dahulu yuk beberapa kandungan skincare yang tidak disarankan untuk kulit berjerawat. 

Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari oleh Kulit Berminyak Berjerawat


Skincare kulit berminyak

Setiap jenis kulit membutuhkan perlakukan yang tidak sama. Salah satu kunci mencegah timbulnya jerawat yaitu memastikan pori-pori bersih serta menjaga produksi sebum tidak berlebihan. Inilah beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari oleh pemilik kulit rentan berjerawat. 


1. Alkohol

Alkohol dapat memperburuk kondisi kulit karena membuat kulit semakin kering. Kulit yang mengering bisa merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi lebih banyak minyak. 

Akhirnya kotoran akan terperangkap bersama minyak dan bakteri dan menyebabkan jerawat. Selain itu, alkohol bisa menyebabkan kulit kemerahan dan mengakibatkan kulit terkelupas.

2. Parfum

Jika kamu mengoleskan parfum di kulit maka kulit di sekitarnya bisa teriritasi dan menyebabkan peradangan. Amannya gunakan produk skincare tanpa parfum untuk menghindari efek negatif yang akan muncul akibat penggunaannya. 

3. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal sebagai bahan yang mampu memberi kelembapan pada kulit. Namun minyak kelapa bersifat komedogenik sehingga tidak disarankan digunakan untuk kulit berminyak. Komedogenik ialah produk yang menyumbat pori sehingga mengakibatkan munculnya jerawat dan komedo. 

4. Silikon

Silikon merupakan produk yang bisa membuat permukaan kulit terasa halus. Sayangnya penggunaan silikon tidak disarankan untuk kulit berminyak karena silikon akan menyumbat sebum, kotoran dan bakteri sehingga membuat pori-pori membesar yang bisa memicu jerawat. 

5. Isopropyl Myristate

Merupakan emolien yang berfungsi mendorong penyerapan produk ke dalam kulit. Namun fungsi tersebut tidak disarankan bagi pemilik kulit berjerawat karena bisa menyumbat pori-pori. 

6. Minyak Mineral

Serupa dengan minyak kelapa, agar terhindar dari jerawat sebaiknya gunakan skincare tanpa kandungan minyak mineral. Minyak mineral memiliki manfaat untuk membuat kulit menjadi lebih lembap dan membuat kulit menjadi lebih berminyak. 

Hal tersebut perlu kamu hindari karena produksi minyak berlebih yang bercampur dengan kotoran bisa menimbulkan jerawat.
 

Menghilangkan Jerawat dengan Skincare Apa?

Skincare untuk menghilangkan jerawat

Jerawat memang bisa disebabkan oleh penggunaan skincare, namun jerawat juga bisa diatasi dengan pemakaian skincare yang tepat. Apa saja sih kandungan skincare yang bisa mengatasi jerawat? Berikut daftar selengkapnya!

1. Asam Salisilat

Merupakan asam hidroksi yang berfungsi untuk membersihkan sel kulit mati. Manfaat inilah yang akan membersihkan pori-pori dengan maksimal sehingga dapat mencegah kemunculan jerawat. 

2. Vitamin C

Vitamin C dikenal memiliki sifat anti inflamasi namun penggunaan pada kulit berjerawat sebaiknya dihindari karena bikin perih :( Vitamin C boleh banget digunakan pada bekas jerawat. 

Saat menggunakan vitamin C pastikan kalau produk yang kamu gunakan masih dalam kondisi stabil dan tidak rusak. 

3. Alpha Hidroksi Acid (AHA) 

Sejak lama, AHA dikenal memiliki manfaat untuk mengangkat sel kulit mati, mengurangi peradangan serta merangsang regenerasi sel sehingga banyak diandalkan dalam perawatan kulit berjerawat. 

Glycolic acid dan lactic acid merupakan dua jenis AHA yang populer digunakan oleh kulit sensitif dan berjerawat. Skincare dengan kandungan AHA juga bisa menghaluskan tekstur kulit lho! 

So, kamu bisa melengkapi skincare harian untuk merawat kulit berjerawat dengan kandungan AHA, seperti toner maupun serum. 

4. Adapalen

Adapalen merupakan retinoid topikal yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat. Adapalen akan membuka pori-pori sehingga jerawat bisa sembuh lebih cepat. Dalam menggunakan produk turunan retinol, pastikan untuk tidak melewatkan sunscreen karena produk retinol meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. 

5. Azelaic Acid

Alasan mengapa kamu bisa menggunakan skincare dengan kandungan azelaic acid saat berjerawat ialah karena bahan ini bersifat anti bakteri dan anti inflamasi. Azelaic acid akan mencegah penumpukan keratin di pori-pori. 

6. Tea Tree Oil

Tea tree oil banyak diandalkan untuk mengatasi jerawat. Hal ini karena sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang dimilikinya sehingga bisa meredakan kemerahan, menenangkan kulit dan meredakan pembengkakan karena jerawat. 

Tea tree oil juga sering dipakai untuk mengendalikan produksi minyak di wajah. Tak heran jika skincare yang mengandung tea tree oil banyak digunakan oleh pemilik wajah berminyak. Meski begitu, tea tree oil perlu dihindari oleh mereka yang berkulit sensitif dan memiliki eczema karena bisa membuat kulit kering. 

7. Clay

Menjadi kandungan selanjutnya yang bisa kamu pakai untuk menangani kulit berjerawat. Clay bisa ditemukan pada beberapa produk seperti masker dan facial wash. Clay bersifat sebagai anti inflamasi sehingga mampu meredakan jerawat yang meradang. 

Selain itu, clay juga mengurangi produksi minyak berlebih. Jika dibiarkan, kulit berminyak yang bertemu dengan bakteri dan kotoran bisa menimbulkan jerawat. 

Itulah daftar kandungan skincare yang perlu dihindari dan kandungan pada skincare yang bisa dipakai untuk mengatasi kulit berjerawat. 

8 Responses to "Kandungan Skincare yang Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Jerawat"

  1. oh jadi gak boleh pakai vitamin c ya. noted nih, molly biasanya pakai retinol, mau beralih ke vitamin c, jadi ragu2 nih. mending balik ke retinol aja ya yg pasti2?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena perih ka Molly. Kalau jerawatan saya juga senang pakai retinol karena jerawat jadi cepat matang/kering. Saat pakai retinol jangan lupa sunscreen dan hidrasi ya ka.

      Hapus
  2. Tea Tree Oil ini buatku hero ingredients banget sii..
    Suka sama cara merawat jerawat bahkan saat sedang radang-radangnya.

    Tapi kalau pada sabun, aku malah lagi seneng yang ada kandungan minyak VCO. Sama kan yaa.. sama Minyak Kelapa?

    BalasHapus
  3. Minyak mineral ini kalau di kandungan namanya apa ya Mbak? Biar jelas kalau mau dihindari. Btw emang AHA dan vitamin C ini yang lebih sering ak gunakan untuk mencegah datangnya si jerawat ini, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mineral oil misalnya paraffin, Paraffinum Liquidum, Petrolatum/petrolium gitu2 kaa

      Hapus
  4. Aku baru dengar kandungan adapalen ini. Apa mungkin ada nama lainnya ya kandungan ini yang buat mengatasi jerawat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya mesti pakai resep dokter kaa.. Jadi baiknya konsultasi ke dokter spesialis ;) Aku cari2 belum nemu produk OTC yg ada kandungan adapalen hihi

      Hapus
  5. Penting banget ya untuk mengetahui kandungan bahan dalam produk skincare agar tepat produk yang digunakan, sesuai dengan tujuan, kalau tujuannya untuk jerawat berarti semua skincare wajib banget kandungan bahannya yang mengandung bahan anti jerawat

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel