Cara Sederhana Saya Lepas dari Jerat Middle Income Trap Bareng Jenius

Gambar
Setelah menjadi ibu dan memutuskan untuk nggak bekerja saya mengalami banyak perubahan. Bukan tentang rasa bosan dengan ruang lingkup IRT yang amat terbatas. Toh, hal tersebut sudah berhasil saya hempas. Hihihi..

Yuk baca curhatan saya di sini.
Yaitu sebuah masalah klasik yang menjangkit sebagian besar pasangan muda sekaligus baru pertama punya anak. Ketika sumber pendapatan berkurang namun kebutuhan hidup justru semakin banyak. Tapi, ketika sumur baru berhasil dibuat, ehh kenapa tetep nggak punya tabungan ya?

Yeay, Akhirnya Saya Sadar!
Dengan mepetnya finansial setelah resign, saya akhirnya sadar bahwa keuangan saya selama ini memang nggak sehat. Beberapa hal yang membuat saya akhirnya sadar adalah :

1. Saya nggak punya tabungan. Yes, sepanjang saya bekerja saya nggak punya saldo di rekening dengan nominal yang berarti.

2. Ketika butuh sesuatu yang bersifat darurat saya nggak punya dana cadangan.

3. Saya memimpikan sesuatu tetapi saya nggak sanggup beli padahal harganya masih rasiona…

Kumpulan Situs Belanja Terfavorit (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-28)



Semoga perjuangan 'berdarah-darah' ini menuai hasil maksimal hehehe.

Nggak beli ini itu padahal lagi (merasa) butuh. Tutup mata menghalau godaan meski inbox dipenuhi surat elektronik yang memberudul berisi info diskon sadis.

Bye-bye yaa HARBOLNAS.

Uang jajan dialokasikan pada kebutuhan yang menurutku lebih mendesak yaitu ikut training online yang harga investasinya bikin leher ini serasa dicekik.

Nyaris 50% dari jatah jajan per bulannya boo'.

Tapi nggak terasa setengah bulan sudah berjalan.

Ternyata yaa rejeki itu nggak hanya berwujud selembar dua lembar rupiah yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan.

Rejeki hadir dalam beragam bentuk.
Kesehatan, keselamatan, keberuntungan pun salah satu bentuk rejeki.

Jatah rejekiku dititipkan Yang Kuasa lewat menang voucher sehingga bisa tebus murah lipstik NYX original, 120k cukup bayar 20k.

Cukuplah sebagai pelipur lara.




Ternyata jatah rejekiku dititipkan oleh Yang Kuasa melalui dinobatkannya aku menjadi salah satu pemenang sebuah kuis menulis cerita.

Bedak dan foundie gratis barusan dicoba. Ihiy!

Ternyata Yang Kuasa mencukupi kebutuhan lewat suami yang, ehh kok tumben banget sepulang kerja membawa oleh-oleh berupa barang yang awalnya merasa aku butuhkan.

Alhamdulillah (16-12-2018)

Wqwq..

Tapi sebetulnya aku selalu membuat anggaran sih untuk setiap bulannya.
Yap, bisa dibilang setiap bulan aku jajan-jajan.

Entah itu skincare yang memang sudah 'jatuh tempo' sehingga harus segera disuplai dengan yang baru. Ataukah keperluan anak yang bikin kepincut.

Karena mengeluarkan uang untuk belanja (terutama online) memberi kebahagiaan tersendiri, asli!

Walaupun nominal nggak seberapa tapi sensasi membuka paket itu lho!

Hihihi.. bikin kita serasa istimewa karena seolah mendapat kado.


5 daftar tempat shoping-shoping langgananku,

1. Sociolla


Ini adalah tempatku membeli beberapa kosmetik. Selain lengkap, produk yang tersedia di Sociolla dijamin original.

Ingat aja tagline-nya, "Hari gini masih tanya, 'ori nggak sis?' "

Sociolla merupakan distributor resmi beberapa merek terkenal, seperti Mediheal dan Cosrx.

Belanja di Sociolla memang bisa lebih mahal dibandingkan toko online yang ada di e-commerce (meski itu sepadan dengan jaminan 100% originalitas produknya) tapi jangan ditanya saat sedang diskon/promo.

Beuh! Bakal dimanja habis-habisan.

Sekali belanja susah untuk stop.

Tul nggak?


2. Lazada


Aku suka belanja di Lazada karena memiliki pengalaman menyenangkan terkait pengembalian dana.

Prosesnya nggak ribet, pun nggak kena ongkos kirim balik (aku return barang melalui kantor pos) serta dana refund cepat sampai.

Selain itu aku suka karena pilihan cara bayar yang dipakai lengkap.

Bisa COD padahal rumahku bukan di pusat kota besar.

Solutif sekali karena aku nggak menggunakan fasilitas mbanking di rekeningku.

Demi menghindari lapar mata, ssst.


3. Parashop di Tokopedia


Salah satu trik hemat yang aku lakukan adalah membeli produk baru yang bikin penasaran atau nggak kuat kalau beli secara utuh dengan sistem share in jar.

Selain nggak mubazir andaikan produk yang dibeli enggak cocok, juga bisa membuat anggaran nggak membengkak.
Di parashop menjual aneka produk best seller secara share in jar.

Olshop ini di-follow oleh beberapa 'orang terpandang' di dunia kecantikan, misal


4. Nanny's Preloved


Melihat begitu pesatnya berkembangan dunia mode membuat orang menjadi mudah bosan.

Bukan hanya isi dompet yang menjerit andaikata keuangan pemiliknya pas-pasan namun menganut gaya hedon.

Tetapi bumi ini pun sepertinya ikut menangis menyaksikan seberapa banyak sampah pakaian layak pakai yang tak terpakai.

Nanny's adalah olshop yang menjual aneka preloved ORI namun harga miring.

5. Shopee


Eh, shopee termasuk e-commerce ya? Ya udah deh intinya mah Shopee semacam pasar serba ada.

Kalau di-list sih masih buanyaaak yaa 😋



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Langkah Sederhana yang Terbukti Ampuh