Sabtu, 14 April 2018

Qlapa, Surga untuk Rumah Hingga Feed Instagram




Sejak Teh Icha (@annisast) menggaungkan quotes-nya yang berbunyi, "karena feed Instagram-ku adalah kebahagiaanku" sejak itu pula saya resmi menjadi penganutnya.

Apalagi dengan semakin menggelorakan semangat mengikuti kompetisi menulis, praktis saya perhatian betul pada setiap visual yang akan saya sisipkan.

Meskipun kalimat demi kalimatnya tersusun rapi, alur tergambar jelas namun tanpa foto yang mendukung semua terasa basi.

Oke, ini berarti saya harus meluangkan waktu untuk belajar tentang fotografi.

Kemudian saya berpikir kalau saya membutuhkan properti penunjang, salah satunya adalah bunga.

Namun ketika saya mencari bunga palsu, yang tersedia di pasaran hanya lah bunga berbahan plastik. 

Hmm, saya kurang suka dengan bunga palsu yang terbuat dari plastik. Karena bagi saya ia tak memiliki sisi yang khas.

Buat saya mending bunga palsu dari kain satin, kulit jagung yang dikeringkan atau clay! Karena bunga palsu yang saya maksud tidak ada, jadi gimana ya enaknya?

Jadi ya terpaksa pencarian bunga saya pending. Saya pakai properti seadanya dulu.

Tiga bulan kemudian alias kemarin saya membuka Qlapa.com.

Situs yang dibuat anak bangsa untuk memasarkan produk handmade lokal Indonesia melalui marketing online.

Qlapa berawal dari rasa kagum Beni sang CEO akan kerajinan lokal Indonesia sewaktu dirinya berkunjung ke Bali.

Betapa kreativitas lokal mampu menarik perhatian wisatawan asing.

Di balik itu, fakta di lapangan, nyatanya penikmat barang handmade kesulitan untuk mencari barang yang dimaksud diantara tumpukan barang buatan pabrik yang dibuat secara massal. 

~kesindir ihh 😂

Di sisi lain, banyak pengrajin mengalami kesulitan untuk menjual hasil karyanya. Biasanya mengikuti pameran adalah salah satu jalan yang diambil namun bukan berarti tak mengalami kendala kan?

Karena pameran pun membutuhkan biaya operasional. Pun terselenggaranya pameran ini  tidak menentu.

Jeng jeng kehadiran Qlapa (yang  memilih buah kelapa sebagai simbolnya sambil berharap, Qlapa mampu memberi manfaat seperti halnya filosofi buah kelapa yang bermanfaat dari ujung akar hingga buahnya), memang bak angin segar.

Bersama Frans seorang teman dengan segudang pengalaman digital di luar negeri lahirlah Qlapa.

By the way Qlapa sekarang beda deh dengan Qlapa dulu yang pernah saya akses.

Sekarang jauh lebih clean, terasa ringan tanpa kelamaan loading.

Di Qlapa, kita hanya perlu mengetik barang yang kita maksud di menu searching atau cukup klik kategori barang yang dimaksud.

Mudah sekali deh!




"Hiasan rumah," iseng saja karena belakangan yang terus terngiang adalah desain desain rumah.

"Ini mah surga," sambil melompat-lompat kecil di dapur, girang.

Apa sih yang Qlapa tawarkan sehingga bikin saya melompat kegirangan?

Harga kompetitif dan tentu saja beragam pilihan produk yang ditawarkan.

Ternyata saya salah. Tadinya saya mengira di Qlapa hanya ada baju atau tas tapi begitu mengulik lebih dalam wahhh.. Bahkan kartu ucapan handmade pun ada! 

Tak berlebihan bukan kalau saya menyematkan gelar "rumahnya produk handmade" pada Qlapa? Hihi..

Selain itu inilah  4 hal yang Qlapa tawarkan yang bikin saya makin suka,

1. Produk yang unik dan eksklusif.

Apakah Anda termasuk orang yang manyun apabila menemukan orang yang menggunakan item sama dengan yang Anda miliki? Hihi..

Dan semua produk yang tersedia di Qlapa.com ini unik dan eksklusif. Semua dibuat secara manual satu per satu.

Beberapa seller Qlapa bahkan menerapkan sistem kustomisasi desain.

Asyik yaa?

2. Dukung produk Indonesia

Sempat saya singgung, Qlapa hadir karena bentuk kekaguman sang founder terhadap kerajinan tangan lokal Indonesia. 

So, dengan menggunakan Qlapa sebagai tempat menemukan segudang produk lokal handmade, secara tak langsung kita turut berperan mewujudkan niat mulia itu. 

Semua produk Qlapa dibeli langsung dari tangan pengrajin.

Nggak perlu khawatir kemahalan deh. 😄

3. Transaksi aman dan mudah

Qlapa.com menggunakan sistem rekening bersama dimana kita sebagai buyer cukup mentransfer sejumlah nominal pembelian ke rekening Qlapa. Setelah barang kita terima, baru deh uang kita akan dialihkan ke pihak penjual.

Aman kan?

Menu pembatalan order pun Qlapa sediakan. Tapi alangkah baiknya kita gunakan menu itu dengan bijak.

Selain itu saya menyukai kepraktisan yang Qlapa tawarkan. Qlapa menyediakan rekening berbagai bank lokal. Ada juga kok cara membayar di kasir toko modern terdekat.

Solusi untuk saya yang hobi mengosongkan saldo rekening hihi.

4. Jaminan kualitas premium

Setiap produk yang tersedia di Qlapa harus melalui seleksi ketat.

Yap, jadi kita tak perlu takut tertipu membeli barang dengan visual memikat namun real-nya zonk. Hikhik.

Kita bisa menukar apabila produk yang kita terima cacat/rusak.

Sebentar saja saya mengakses Qlapa langsung deh barang-barang yang sempat saya impikan memberudul dalam ingatan.

Bahkan banyak barang handmade di Qlapa yang mupeng untuk diadopsi mengisi ruang tamu idaman.







Nah mari lakukan #CintaProdukLokal bersama Qlapa.

Selamat  memperindah hidup, eh feed Instagram hehe..


 

Jumat, 06 April 2018

Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon : Sabun Mandi Dengan Manfaat Lebih




Karena rasa penasaran yang terus menghantui setelah melihat postingan mba @tanyalarasati di akun Instagram-nya tentang Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon, saya pun berusaha dapetin produknya dan mencoba sendiri di rumah. 

Yang bikin penasaran sih karena saya baru dengar kalau ada sabun mandi anak plus minyak telon.

Ketinggalan jaman memang hehehe..

Dan akhirnya saya pun mendapatkannya. Yippiiie,





Klaim produk, membersihkan dan menghangatkan tubuh anak hingga setelah mandi.

Beberapa  kesan yang saya dapatkan setelah anak saya mandi dengan Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon adalah,

1. Harum, kami berdua syuuuka. Aromanya lebih condong pada aroma herbal daripada parfum bunga-bunga seperti produk perawatan anak yang lain.

Iyaa kan plus minyak telon. Harumnya lembut nggak strong

2. Busa yang dihasilkan melimpah. Ini adalah senjata pamungkas setiap anak saya ogah disuruh mandi.

Dengan iming-iming bermain busa dan balon dia pasti sumringah lalu akhirnya dengan suka rela menyerahkan diri ikut ke kamar mandi.

3. Kemasan 'pump' yang anak sukai. Karena bocah adalah makhluk kepo, saya nggak heran bentuk yang tak biasa dibanding kemasan sabun yang pernah ia pakai sebelumnya ini membuatnya girang.

Selalu mengatakan, "Aku.. Aku..," sesaat setelah saya mengeluarkan sabun dengan menekan pompanya.





4. Kemasan bergambar "dedek senyum".

Lagi-lagi ini senjata agar ia tersenyum saat menangis apabila iming-iming busa tak menggoyahkan imannya (kemudian dengan paksa saya suruh mandi 😱)

Saya selalu bilang, "Eh, dedeknya senyum. Coba kalau senyum gimana?"

Cheeeeeseeee..

Nggak jadi ngambek deh. 😉

Sejauh ini puas walau setiap memakai Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon ini saya harus membilas badan anak dengan usaha ekstra karena kalau tidak, kulitnya akan terasa licin, seperti meninggalkan sisa sabun yang belum terbilas sempurna.

Mungkin karena kandungan minyak telon  yaa. Karena minyak apabila bercampur dengan air akan menimbulkan sensasi yang kayak gitu (bisa dibayangkan).

Saat pertama kali menggunakan Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon ini kotoran di badan anak serasa rontok semua. Cuma sedih karena hanya pertama doang setelahnya ya biasa saja.

Kalau untuk kehangatan hingga setelah mandi sih saya tidak begitu memperhatikan. Bisa jadi karena anak saya sudah usia dua tahun lebih jadi soal ini tidak begitu memberinya pengaruh.

Yang jelas saya jadi jarang membalur minyak telon seusai ia mandi. Juga lebih tenang kalau anak lama berendam karena kandungan minyak telon di dalam sabunnya. 

Nama produk : Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon

Komposisi :

Water, Glycerin, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Cocoyl Glycinate, Polyacrylate-33, Sodium Chloride,  Perfume, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol, Lauric Acid, Melaluca Leucadendron Cajuputi Oil, Sodium Hydroxide, Illicium Verum Fruit/Seed Oil, Coconut Acid, Sodium Benzoate, Tetrasodium EDTA, Etidronic Acid, Propylene Glycol, Sodium Carbonate, Chamomilla Recutita (Matricaria)  Flower Extract, Butylene Glycol, Glucose, Lactic Acid, Potassium Sorbate, Bisabolol


Harga +- Rp 25.000 untuk kemasan pump volume 300 ml. 

Tersedia dalam kemasan 200 ml, 300 ml pump serta 250 ml refill.

Saya beli di swalayan dekat rumah. Sudah tersedia di banyak e-commerce.

Beli lagi?  : Yess! Saya cukup puas.

Saya tipe ibu yang cukup antusias dengan printilan produk anak cuma sejauh ini untuk urusan sabun saya merasa jatuh hati hanya pada Zwitsal Natural Baby Bath with Minyak Telon ini.

Buuuu.. Suka gampang tergoda juga nggak sih kalau melihat produk anak yang lucu?



Rabu, 04 April 2018

Hemat dengan 10 Jurus Kerangkeng Uang




Kurang  lebih tiga minggu yang lalu, saya bertemu dengan status seorang kawan di Facebook. 

Untuk yang kali ini entah kekuatan apa yang bikin saya ingin bersuara. *mulai drama*

Pertanyaannya standar sih. Dan saya pernah dengar. Cuma kali itu hanya numpang lewat.






Usai berkomentar saya pun dibawa pada sebuah rekaman audio yang menjelaskan pengertian garputala secara lebih rinci.

Wah,  karena merasa tertarik, nggak pakai segan,  saya bergegas minta dengar bagian yang lain. 

Tibalah saya di sebuah bab yang membahas tentang jurus kerangkeng rejeki yang berjumlah 10. 

Karena saya merasa jatuh cinta seperti biasa saya 'pamerkan' perasaan saya kepada dunia per-facebook-an.

Ehh,  ternyata ada seorang kawan SD yang nyimak.  Karena kalau ditulis status dikhawatirkan tenggelam, saya update semua di blog aja yaah. 

Bisa dibaca kapanpun karena blog saya buka 24 jam 😅. Kalau ingin orang lain ikut merasakan manfaatnya bisa juga dengan share link *eh. 

Dengan mengingat-ingat jurus ini,  memang durasi belanja saya agak lama karena selain dipikirkan secara matang untuk jadi enggak memasukkan produk ke keranjang (yaa itu lebih memakan waktu dibanding comot lalu kabur)  ritual terakhir sebelum menuju kasir (atau chekout kalau sedang belanja online) adalah mengulang langkah pertama saya yaitu mempraktekkan jurus 1 sampai 10 tadi. 

Sering lho saya balik ke rak pajang untuk mengembalikan produk yang sudah saya pegang karena saya berubah pikiran. 

Yeay, uang saya nggak jadi kabur. Rumah pun tak penuh dengan barang yang sebenarnya belum begitu mendesak.

10 Jurus Kerangkeng Rejeki yang saya rangkum dari audio #MagnetRejeki Ust. Nasrullah, 

1. Tanyakan pada diri sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang,  "Sudahkah membuat planning untuk membeli benda tersebut?"

Kalau belum ya nggak usah beli,  tapi kalau sudah masuk pada jurus selanjutnya, 

2. Benda yang akan  dibeli,  apakah dijual dengan sistem pembayaran cash no nyicil? Pilih yang bisa dibeli hanya dengan cara tunai. 

Karena konon katanya,  barang yang kita miliki dengan cara dicicil,  tidak akan menimbulkan rasa bersalah di dalam hati. 

Kita cenderung  dengan entengnya mengeluarkan uang untuk membayar cicilan. 

Berbeda dengan misalkan kita membeli seperangkat skincare dengan uang cash.  

Senang sih tapi setelah dibayar pasti ada rasa sedikit menyesal yaa walau alasan semacam 'tak apalah biar hasilnya optimal' akan segera menyusul dan menghilangkan rasa sesal tadi. 

*mentang-mentang lagi pingin beli satu series skincare haha.

Ooya, ada barang yang tak apa dibeli dengan cara dicicil tapi itu di bahasan lain. Kita bahas dulu jurusnya untuk produk yang kadang hanya bersifat hedo. 

3. Pertanyaan yang umum untuk ditanyakan, "Need or Want?"

4. Jurus selanjutnya adalah,  "Apakah bahaya kalau tidak membelinya?"

Misalkan nih,  di Laza*da lagi ada diskon parfum, beli atau tidak? Kalau menunda pun tak jadi masalah, yasudah tak usah beli meski diskon melambai-lambai. 

Di kasus ini saya benci banget sama diri saya karena suka bisikin, "Udah beli aja mumpung diskon. Toh bisa di-review!"

Dan saya beli. Tapi sering nggak saya tulis di blog yaa karena kurang memuaskan. 😐

Saya cuma review apa yang di saya memberi efek bagus #prinsip

5. Adakah produk atau jasa pengganti yang nilainya lebih ekonomis? 

6. Ohh nggak ada nih,  handphone dengan fitur yang dibutuhkan ini sudah yang paling ekonomis. 

Cari cara lain yang lebih ekonomis. 

Misal, dengan ikut blog competition.  Kita jual ketrampilan kita untuk mendapatkan apa yang kita incar. Haha. 

7. Bisa ditunda? 

Memang handphone yang sekarang sudah nggak enak banget dilihat.  Banyak baret akibat jatuh tapii bisalah ditunda barang sebulan dua bulan. 

Ya,  tunda. 

Sambil kita nabung. Sambil berdoa semoga kita menang lomba blog. 😀

8. Apakah barang yang kita beli bisa menghasilkan uang lebih? 

Seperti misal dengan membeli lemari es kita bisa sekalian berjualan es batu,  es lilin aneka rasa sampai jadi juragan es batu barangkali.

Atau dengan membeli sepeda motor baru bisa ikut jadi driver ojek online, buat tambahan.. 

Kalau memang hanya demi gengsi ya mending nggak usah. 

*gampang banget mulut kau cakap

9. Apakah memberi manfaat permanen atau hanya sesaat? 

10. Kalau jalan-jalan, mending jangan membawa uang cash. Bawa secukupnya saja.

Akhirnya setelah mempraktekkannya saya merasakan manfaat dari jurus ini. Semoga ibu-ibu semua juga yaa.. 

*ayah juga boleh denk karena kawan saya yang nyimak tadi cowok 😁

Sabtu, 31 Maret 2018

Pengalaman Bertemu Disentri Ketika Hamil




Kehamilan rupanya mengubah banyak hal. Salah satu yang mencolok dan saya rasakan adalah mood swing alias emosi yang berubah cepat.

Tetiba saya sebal sesebal-sebalnya sama suami dan hobi mencari-cari kesalahannya. Hahaha.

Dan suami sebagai calon bapak untuk pertama kalinya menanggapi ini dengan tak kalah seriusnya. Yah, maklum sama-sama pengalaman pertama.

Kejadian mengesankan yang lain adalah ketika terserang disentri di umur kehamilan menginjak usia 6 bulan.

Ketika saya sedang asyik bekerja perut rasanya mules nggak karuan. Saat berada di kamar mandi bukannya mereda tapi makin menjadi.

Begitu beberapa kali sampai saya nggak nyaman rasanya karena kepergok bolak balik kamar mandi oleh orang yang sama.

Di dalam pun saya terpaksa harus menyembunyikan rintihan sakit di balik suara air dari keran.

Saya memohon izin untuk berobat.

Usai berobat hal yang membuat saya sedih karena bidan berpesan bahwa saya diminta banyak istirahat. Kelelahan menurutnya memicu kontraksi yang apabila tak ditangani dikhawatirkan akan menimbulkan keguguran. Buktinya ada bercak darah yang keluar.

Dyeeer.

Padahal sepertinya saya bekerja menurut takaran. Tak ada yang saya paksakan.

Malamnya sakit perut saya tak mereda sama sekali meskipun obat dari bidan telah saya minum.

Saya melulu dipaksa bolak balik kamar mandi oleh nyeri itu. Hal yang membuat saya khawatir adalah mau tak mau harus mengejan padahal ada bayi di perut saya. Duhhh..

Karena tak memberi efek yang berarti akhirnya saya pergi ke dokter langganan sambil membawa obat dari bidan.

Dari situlah saya tahu bahwa saya terserang disentri. Seingat saya makanan terakhir yang saya konsumsi adalah tahu uleg yang dibeli di pasar. Mungkin kehigienisannya kurang terjamin ya. Saya kurang paham juga karena hanya dibelikan.

Hal mengejutkan selanjutnya adalah ada salah satu obat yang sebenarnya tak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Oow..




Karena sakit pun berangsur mereda saya tak banyak ambil pusing oleh kejadian itu.

Hal ini membuat saya makin mawas bahwa ibu yang sedang hamil memang harus ekstra hati-hati dalam memilih makanan yang akan masuk ke mulutnya.

Diare adalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat kita. Meski terkadang disepelekan tetapi kita harus tetap waspada karena jika sampai terjadi dehidrasi ini akan berakibat fatal.

Sedangkan disentri adalah tingkatan diare yang lebih akut. Cirinya adalah rasa nyeri dan mules pada perut saat feses hendak keluar. Kotoran yang keluar bercampur bercak darah karena terjadi infeksi di bagian usus.

Disentri dibedakan menjadi 2 jenis berdasar penyebab terjadinya. Yaitu, yang disebabkan oleh shigella dan amoeba.

Penyakit ini sebenarnya akan berangsur sembuh dengan sendirinya hanya apabila rasanya sudah sangat tidak nyaman ada baiknya cepat dibawa ke dokter, terlebih apabila menyerang wanita yang sedang hamil.

Kiat mencegah terjadinya diare maupun disentri adalah,




1. Cuci tangan setiap kali setelah dari kamar mandi, setiap akan mengolah makanan ataupun ketika hendak makan. Cuci tangan harus menggunakan sabun.

2. Pastikan kehigienisan makanan selalu terjaga.

3. Perhatikan kebersihan dapur dan kamar mandi.

4. Memotong kuku secara teratur.

Tips menangani penderita diare

1. Jaga jangan sampai dehidrasi, karena jika hal ini terjadi maka bisa berakibat fatal dan dapat memicu abses hati.

2. Makan makanan yang memadatkan feses. Atau untuk memudahkan ingatan bisa disebut BRATTY (Banana, Rice, Applesuace, Toast, Tea, Yogurt).

3. Hindari makanan dengan rasa tajam, seperti rasa yang terlalu masam maupun pedas.

4. Jangan sepelekan diare. Atasi diare dengan tepat dan benar.

Ahh, kehamilan lagi-lagi memberi saya pelajaran untuk senantiasa mawas diri. Semoga bermanfaat yaa Bun..

Bunda, adakah yang pernah berpengalaman mengalami diare hebat?

Sumber gambar : pexels.com

Jumat, 30 Maret 2018

Atasi GTM dengan Gizi Seimbang dalam Satu Suapan Bersama So Good





GTM, picky eater adalah hal yang sempat membuat kepala saya cukup pening.

Gerakan Tutup Mulut ini ternyata juga dialami oleh banyak ibu yang lain.

Walau memiliki 'banyak teman' bukan berarti hal ini membuat saya happy.

Pasalnya kita semua tahu bahwa kecukupan nutrisi di awal usia anak merupakan hal vital yang mempengaruhi segala aspek.

Melalui penyuluhan dari pihak puskesmas pada ibu-ibu di Posyandu, saya mendengar bahwa prinsip Menu Gizi Seimbang telah menggantikan pedoman sebelumnya yaitu menu 4 Sehat 5 Sempurna.


https://www.instagram.com/sogoodid/



Alasannya karena kebutuhan nutrisi setiap orang tidak bisa dipukul rata.

Menu gizi seimbang terdiri dari 35% pangan sumber karbohidrat, 35% sumber sayur, 15% buah dan 15% sumber protein.

Untuk protein sendiri, terdiri dari dua jenis. Heme iron dan non heme iron.

Heme iron bisa kita dapatkan dari daging ayam, daging sapi, kerang dan semua yang berasal dari hewan.

Non heme iron atau yang lebih sering kita sebut protein nabati. Sumber non heme iron seperti yang kita tahu berasal dari tempe, tahu, bayam dan lain-lain.

Sumber pangan tersebut mengandung zat besi. Ini yang menyebabkan darah kita berwarna merah.

Sebenarnya, tubuh kita kurang mampu menyerap dengan baik zat besi yang terdapat baik dari sumber pangan non heme iron maupun heme iron.

Namun zat besi dapat terserap lebih baik dengan cara :

1. Mengkonsumsinya secara bersamaan zat pangan sumber heme iron dan non heme iron

2. Tidak mengkonsumsi minuman mengandung kafein karena menyebabkan absorbi zat besi terhambat, seperti kopi dan teh.

3. Untuk jenis makanan non heme iron, sebaiknya dimasak menggunakan peralatan masak dari besi.

4. Mengkonsumsi sumber pangan heme iron bersama dengan makanan yang mengandung vitamin C.

Apabila tubuh anak kekurangan zat besi, ini bisa menyebabkan penyakit ADB (Anemia Defisiasi Besi) yang akan mengganggu tumbuh kembang anak.

Duh, betapa pentingnya asupan protein ya Bu.. Dan semoga anak kita terhindar dari hal tersebut.

Oya, untuk memudahkan menghitung, Ibu bisa terapkan cara berikut :



https://www.instagram.com/sogoodid/




Sebagai ibu terlebih untuk anak yang sedang berada di fase mengenal makan, saya harus mampu menghadirkan menu yang selain menggoda juga bergizi baginya.

Walaupun sempat dilanda stres oleh bobot anak yang susah naik, akhirnya saya memiliki trik agar anak mau makan. Trik ini saya pelajari dari memperhatikan perilaku anak.

Alhasil, bobot anak saya sempat naik 400 ons dua bulan berturut-turut di usianya yang sudah tidak bayi lagi. Alhamdulillah, bahagia sekali rasanya.

Amunisi itu adalah,

1. Buatlah suasana yang happy

Kesalahan terbesar saya adalah terlalu memaksakan metode terhadap anak. Saya lupa bahwa anak juga memiliki perasaan yang tidak boleh diabaikan.

Buat suasana happy seperti bermain cilukba agar ia merasa bahagia.

Kecapaian setelah bermain juga membuatnya semangat dalam melahap makanannya.

2. Perhatikan jam makan dan aturan selama makan.

Beberapa aturan yang saya terapkan diantaranya tidak boleh ngemil maupun mengkonsumsi permen sebelum makan yang benar.

Karena zat gula dalam permen maupun camilan bisa membuatnya merasa kenyang hingga ia pun tak selera dalam melahap makanannya.

3. Perhatikan rasa makanannya.

Saat anak menggeleng saat disodori makanan saya selalu coba nyicip rasa makanannya.

Kalau rasanya enak maka saya coba cari ide lain agar ia mau membuka mulut.

4. Makan menggunakan alat makan yang lucu

Motif pada alat makan si kecil bisa memancing suasana happy-nya. Dari situ pun kita bisa mendapat bahan untuk bercerita.

5. Bersandiwara

Saya sering bermain sandiwara, seolah kita (saya dan anak) sedang memberi makan adek yang diperankan oleh boneka mainannya. Setelah adek boneka makan ala-ala giliran anak saya dan biasanya mulutnya terbuka lebar. Duh bahagianyaa..

Cara ini cukup efektif ternyata hihii..

6. Membentuk makanan dengan karakter yang menarik bagi anak.

Yang saya jadikan andalan ketika GTM anak menyerang adalah membuatkan ia snack tanpa melupakan kandungan gizinya.

Sehingga seolah anak sedang ngemil biasa. Padahal yaa ia sedang makan. 😜

Dari keseluruhan amunisi di atas muncul ide untuk membuatkan menu piring gizi seimbang dalam bentuk homemade sushie.

Namun homemade sushie ala saya tanpa menggunakan rice vinegar dan gulgar seperti resep aslinya ya.

Alasannya sih karena anak saya kurang suka terhadap nasi yang diberi campuran rasa, kecuali nasi kuning dan nasi uduk hehe..

Sayuran seperti wortel dan daun packchoy pun sengaja saya iris tipis. Ini trik lain karena anak kurang suka sayur. Huhuhuuuu..

Untuk bahan isian, menyesuaikan stok yang ada di dapur saja. Kebetulan saya menggunakan So Good Chicken Nugget Stick.

Bentuk So Good Chicken Nugget Stick yang seperti jari juga bisa digunakan saat bayi belajar finger food lho!







Mengapa memilih So Good?

1. So Good hanya menggunakan bahan terpilih dan bagus.

2. So Good diproses secara moderen dan higienis

3. Proses pembekuan membuat nutrisi produk So Good tersimpan dengan baik.

4. Variasi rasa lengkap.

5. Memiliki bentuk lucu yang disukai anak, seperti naget animal series serta alphabet series yang bisa digunakan untuk mengenalkan huruf pada anak.

5. Praktis, siap masak dengan rasa yang dijamin enak.

6. Mudah dijangkau, tersedia di supermarket dekat rumah.

7. Terdapat logo halal MUI.



Aduh gimana dong bungkus yang So Good Chicken Nugget Stick terlanjur masuk tong sampah. Hehe. Pakai yang Animal deh.



8. Mempunyai umur simpan yang lama tanpa tambahan bahan pengawet.



https://www.instagram.com/sogoodid/



Resep Sushie Homemade

Bahan :

1 buah So Good Stick Chicken Nugget
1 centong nasi putih
1 lembar Nori (rumput laut kering)
1 buah mentimun, iris tipis setengah bagian menyerupai pita
1 buah wortel ukuran sedang, iris tipis setengah bagian menyerupai pita
2 buah packchoy ukuran sedang
Keju leleh secukupnya
Garam secukupnya
Minyak goreng
Kecap manis (optional)

Cara membuat :

1. Rebus wortel dan packchoy yang telah dipotong dengan air yang diberi sedikit garam. Selama merebus kita bisa sambil menggoreng So Good Chicken Nugget Stick.

2. Taruh lembaran nori, nasi, wortel, packchoy yang telah direbus. Terakhir So Good Chicken Stick Nugget yang sudah dipotong kecil.







3. Beri cream cheese. Gulung seperti membuat sushie. *untuk mempermudah bisa menggunaskan sushie mat

4. Potong menggunakan pisau yang sudah dibasahi air.

Cara membuat Tumis Packchoy :





1. Nyalakan api sedang. Tuang minyak goreng. Tumis duo bawang merah dan bawang putih.

2. Masukkan sisa packchoy dan wortel.

3. Beri gula, garam, kecap. Koreksi rasa.

4. Masak hingga matang. Angkat.

Selesai. Sajikan bersama buah naga yang telah dipotong kecil.








Itadakimasu..





Referensi :

Homemade Healthy Baby Food (HHBF) grup : https://m.facebook.com/groups/208836479136874?view=permalink&id=418698868150633

https://www.instagram.com/sogoodid/


Senin, 19 Februari 2018

Prive Uri-cran, Solusi Alami untuk Anyang-anyangan




Ketika itu frekuensi ingin buang air kecil saya meningkat namun saat di kamar mandi, volume yang keluar justru sedikit. Mungkin kalah ya dengan tegangnya kontraksi menjelang melahirkan. 

Panik membuat saya tidak mampu berfikir untuk mencari cara mengatasi susah buang air kecil yang saya rasakan.

Hingga saya lupa detik ke berapakah tepatnya saya tidak bisa buang air kecil. Yang masih teringat jelas hanya rasa mulas yang makin bertambah. 

Beruntung proses melahirkan yang diawali kontraksi palsu yang terasa semenjak pukul tiga sore, berakhir dengan launching-nya si debay di 14 November 2015 pada 10.40 WIB atau keesokan siangnya tanpa halangan yang berarti.

Hingga pada keesokan paginya saya tetap belum bisa buang air kecil.

Lucunya saya nggak ngeh kalau kondisi tubuh belum sepenuhnya pulih. 

Saya dipersilakan pulang. Hingga puncaknya adalah malam pertama saya di rumah. 

Kenapa ya setiap hendak berbaring rasanya tubuh ini tidak mampu? Rasa sakit yang berpusat di perut bagian bawah yang bikin saya urung untuk berbaring leluasa.

Alhasil setiap kali tubuh saya bergeser saya merasakan sakit yang teramat disertai air kencing yang mengucur deras.


T_T


Nyeri makin menghebat saat air tidak bisa keluar lagi dan hanya menyisakan rasa ingin kencing, yaa mirip anyang-anyangan tapi berkali-kali lipat sakitnya. 

Hasilnya semalaman saya nggak bisa tidur. Hanya bisa duduk dengan bantal di pangkuan sambil sesekali merobohkan tubuh ke depan, kelelahan.

Tengah malam saya cuma bisa menangis. Sangat sakit tapi entah disebabkan apa.

Kalau boleh flashback, saya ingat betul, dulu setelah pengumuman   kelulusan SMA saya didiagnosis mengalami Infeksi Saluran Kemih oleh dokter tempat saya dirawat.

Sepupu saya bahkan sampai menasehati untuk jangan suka menahan pipis.

Saya dengan lugu menjawab, "Nggak pernah nahan sih!"

Tapi mungkin saya nggak sadar karena kalau sudah asyik dengan kegiatan saya menjadi malas ke kamar kecil (kegiatan dibaca : tidur dan nonton tivi).

Hmm.. Dari pengalaman itu saya belajar tidak menyepelekan nikmat Tuhan sekecil apapun.

Cukup sekali deh merasakannya. 

Selain gerak yang menjadi amat terbatas, saya pun harus menyambut pengalaman-pengalaman baru dalam hidup, di luar pengalaman menjadi ibu untuk pertama kali pastinya.

Saya harus bongkar pasang kateter hingga tiga kali karena setiap dilepas ternyata belum bisa buang air kecil. Hmm padahal bayangan detik-detik menjelang melahirkan di tempat tidur bersalin masih tergambar jelas. 

Kalau tidak salah mengingat, total sepuluh hari saya merasakan sakit buang air kecil karena untuk mengeluarkannya harus dengan bantuan selang. Sungguh tak nyaman!


Lalu apa sih Infeksi Saluran Kemih? Serta apa hubungannya dengan Anyang-anyangan? 

Anyang-anyangan pasti bukanlah hal yang asing bagi kita, terlebih kaum perempuan. Karena berdasarkan penelitian, 5 dari 10 wanita pernah mengalami anyang-anyangan dalam hidupnya, bahkan di beberapa kasus terjadi menahun dan berulang.

Anyang-anyangan adalah suatu kondisi dimana meningkatkan frekuensi buang air kecil namun ketika buang air kecil justru air yang keluar sedikit dan disertai rasa nyeri. 

By the way, anyang-anyangan merupakan salah satu tanda dari Infeksi Saluran Kemih lho. 

Anyang-anyangan bisa menyerang siapa saja, wanita aktif hingga anak-anak berpotensi terserang!

Faktanya, wanita beresiko lebih besar daripada pria. 

Ini disebabkan karena secara anatomi letak saluran kemih wanita lebih dekat dengan saluran buang air besar.

Berikut gejala Anyang-anyangan :

1. Hasrat buang air kecil meningkat

2. Buang air kecil lebih sering namun volume sedikit-sedikit

3. Pada wanita terasa nyeri pada panggul sedang pada pria rasa nyeri terletak pada anus. 

4. Rasa perih saat buang air kecil 

5. Urine berbau menyengat, berwarna lebih pekat kadang juga mengandung darah

6. Merasa lelah dan kurang sehat

7. Demam

Berikut hal-hal yang dapat memicu penyebab anyang-anyangan sebagai indikasi awal dari Infeksi Saluran Kemih,









Selain dengan memperhatikan penyebabnya, mengkonsumsi jus buah cranberry secara rutin bisa kita lakukan sebagai salah satu cara mencegah anyang-anyangan.





Pexels.com





Ini dikarenakan buah cranberry mengandung PROANTOCYANIDIN, zat yang mampu mencegah pertumbuhan E.coli, bakteri si penyebab sakit saat buang air kecil.

Selain itu cranberry memiliki sifat anti adhesi yang menyebabkan E.coli tak mampu menempel di saluran kemih.

Sayangnya,  untuk mendapatkan  buah cranberry di Indonesia agak sulit. Kalaupun ada pasti harganya mahal. 

Namun tidak perlu cemas karena saat ini tersedia Prive Uri-cran, ekstrak buah cranberry dalam kemasan siap minum kapanpun dan dimanapun, sebagai tindakan preventif dan mengatasi susah buang air kecil.

Prive Uri-cran terdiri dari dua macam sediaan, serbuk dan kapsul. 



Prive Uri-cran plus, komposisi : 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg vitamin C, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan : powder sachet, dosis : 1-2 sachet/hari, isi : 15 sachet/box





Prive Uri-cran kapsul, komposisi : 250 mg ekstrak cranberry, sediaan : kapsul, dosis 1-2 kapsul/hari, isi : 30 /pack




Prive Uri-cran ini rasanya enak lho! Asam-asam segar apalagi jika ditambah dengan es batu. 



Prive Uri-cran plus

Saya pernah membagikan pengalaman saya terkait Prive Uri-cran di sini.


Tidak perlu ragu karena Prive Uri-cran diproduksi oleh brand bereputasi baik yaitu Combiphar. Info produk lebih lanjut bisa diakses di www.uricran.co.id.

Prive Uri-cran bahkan aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dengan dosis 1x sehari.


Prive Uri-cran, Solusi Alami untuk Anyang-anyangan.


*sumber gambar : uricran.co.id

Kamis, 15 Februari 2018

Mp-Asi Bebas Drama Bersama Philips Avent Baby Food Maker 4 in 1




Semua orang tua di era modern saat ini, saya yakin pasti memahami pentingnya 1000 hari pertama kehidupan anak.

1000 hari pertama dimulai sejak bayi dalam kandungan hingga berumur dua tahun.

Ini adalah masa yang tepat untuk mengoptimalkan kemampuan berfikirnya sekaligus masa krusial karena kesehatan jangka panjang dan jangka pendeknya ditentukan oleh kecukupan nutrisi di periode ini.

Seperti ibu kebanyakan, saya pasti ingin memberikan nutrisi yang terbaik untuk anak.

Namun dalam prakteknya, memasuki masa MP-ASI atau saat usianya mencapai 6 bulan perjalanan tak semudah yang dibayangkan.




Mungkin jika hanya soal penolakan anak terhadap makanan yang masuk ke dalam mulut saya rasa wajar. Bagaimana pun makanan adalah benda asing baginya karena sebelumnya ia hanya mengkonsumsi ASI.

Tapi kalau mengingat getolnya berjibaku di dapur bermodal alat perang yang serba manual yaa ngilu juga sih. Hehe.

Pure manual tanpa menggunakan alat bantu seperti blender maupun slowcooker.

Saya menghaluskan nasi dengan menekannya perlahan menggunakan sendok yang dilapisi saringan kawat di bawahnya.

Sedang untuk membuat puree, saya mengandalkan parutan kelapa manual. Iyaps, manual ya pakai tangan.

Beruntung kini hadir Philips Avent. Lini yang menyediakan  lengkap berbagai piranti tempur yang akan memudahkan perjalanan sebagai seorang ibu.

Dan salah satu produk yang paling dijadikan andalan dalam mempersiapkan nutrisi bagi buah hati adalah Philips Avent Baby Food Maker 4 in 1.


Pinjam gambar di sini

Sesuai namanya Philips Avent Baby Food Maker 4 in 1 ini memiliki 4 fungsi sekaligus dalam satu jar,

1. Pengukus

2. Penghalus

3. Penghangat

4. Penghilang beku

Jar Philips Avent Baby Food Maker 4 in 1 ini memiliki kapasitas sebesar satu liter atau sekali pakai bisa digunakan untuk membuat 4 kali menu.

Tangki air yang terbuka mudah diakses, memastikan air yang dipakai selama proses pengukusan selalu dalam keadaan higienis.

Teknologi uniknya mampu mengalokasikan uap dari bawah ke atas dan memastikan makanan matang sempurna dengan kandungan nutrisi yang tetap terjaga. 

Tak perlu repot menunggu karena alat akan berbunyi 'bip' yang menandakan bahwa makanan telah matang.

Untuk menghaluskan, kita cukup membalikkan jar, meletakkan pada posisi hingga pas.

Lalu putar tombol kemudian lumatkan sampai pada kelembutan yang diinginkan.

Makanan bisa langsung ditempatkan pada wadah saji untuk segera dihidangkan atau tetap disimpan dalam jar.

Ketika hendak disajikan cukup dihangatkan.

Cara membersihkannya pun cukup mudah serta aman untuk mesin pencuci piring.

Langkah membersihkan dengan cara manual,

1. Lepas bilah pisau dan katup

2. Cuci dengan spon yang dibasahi sabun

3. Keringkan dengan lap yang bersih

4. Pasang lagi seperti semula untuk penggunaan selanjutnya

Ah, kalau memiliki Philips Avent Baby Food Maker 4 in 1 pasti waktu yang dibutuhkan dalam membuat makanan si kecil jauh lebih singkat. Plus saya bisa melakukan hal lain sembari memasak.

Khas The Urban Mama yang cinta kepraktisan tanpa melupakan kualitasnya.

Oh ya, Moms, untuk info produk lebih lengkap bisa dibaca di sini ya Moms.

Ssst, acara bikin-bikin bakso di rumah pasti makin asyique yaa kalau menggunakan Philips Avent Baby Food 4 in 1 ini..

Memang deh Avent Sahabat Bunda 😉

#TUMBloggersCompetition
#AventSahabatBunda




Qlapa, Surga untuk Rumah Hingga Feed Instagram

Sejak Teh Icha (@ annisast ) menggaungkan quotes- nya yang berbunyi, "karena feed Instagram-ku adalah kebahagiaanku" sejak...