Z Woman Talk : Sejuta Tips Seru untuk Tampil Cantik Bersama Jogja Medical Center dan Jogjabloggirls

Gambar
Hampir semua menjawab ‘perlu’ saat saya melempar polling di akun medsos terkait pertanyaan perlu tidaknya seorang perempuan (terutama yang sudah menikah dan memiliki anak) untuk merawat diri. Suami pun memberi jawaban serupa saat kami tengah asyik berbincang tentang pentingnya perawatan bagi seorang istri. Suami bahkan menegaskan kalau hal tersebut SANGAT PENTING.

Btw, di sini saya tidak ngomongin cantik versus nggak cantik berdasar definisi yang ada seperti cantik harus putih dlsb ya, karena cantik kan relatif. Yang menjadi poin adalah kesadaran tentang pentingnya merawat diri. Dari yang kusem menjadi glowing. Dari yang kucel serta bau bawang menjadi lebih rapih dan wangi. Untuk bisa tetap tampil menarik di depan suami meski sudah kelelahan memenuhi tanggung jawab sebagai ibu. Fiuhh..

Buat mamah-mamah yang sudah nggak bebas melangkah seperti saya, satu hal yang menjadi masalah adalah kebanyakan treatment membutuhkan waktu relatif lama. Sedangkan dari banyak kasus ninggalin bocah, si…

6 Tips Menghadapi Writer's Block



Piuuuuuuhhhhh...

Mengalami writer's block sangat tidak menyenangkan. Apalagi untuk blogger abal-abal macam saya yang ditarget untuk selalu memiliki stok tulisan.

Setelah pekan lalu ditutup dengan gemilang karena semua to do list selesai tepat waktu.

Hmm..

Ide yang biasanya mengalir lancar kini mendadak buntu.

Ingin rasanya membenarkan apa yang pernah saya baca, yaitu pertanyaan yang sarat menuntut keadilan.

"Kenapa hanya penulis yang harus mengalami writer's block?"

Ahahaaaa.. maksudnya kenapa penulis yang harus mengalami kendala ini?

*Diriku tertawa pada hubungan kata writer's dan penulis kemudian ingin menjelaskan namun ternyata fail!

Yaudah sih, saya mau bikin tips ala-ala aja.

Namun terasa istimewa. Semoga.

Tips mengatasi writer's block,

1. Tulis apa yang kamu rasa


Ini hal termudah karena kita cukup menulis apa adanya perasaan kita, tidak perlu membuat alur atau mengolah data yang tersimpan di otak.

2. Baca baca baca

Mabok mabok deh
Membaca bisa dilakukan untuk memancing otak agar memberi tanggapan yang harapannya bisa kita olah.

Yang perlu dicatat tempel jidat adalah meski ada dan tanpa writer's block kita harus tetap membaca.

Ingat, otak hanya mengolah data yang masuk.

3. Jauhkan diri


Jauhkan diri dari sikap terlalu santai.
Ahh, entar aja ah. Ahh nanti ajalah nulisnya. Ending-nya kehabisan waktu dan menulis dalam keadaan kepepet adalah nyaris mustahil.

Btw, kepepet apa? Kepepet siapa? Siapa gue? Cuma seseorang yang pingin konsisten nge-blog!

Kepepet diri kita sendiri yang bikin target nulis demi mendisiplinkan diri agar lekas bisa punya hal yang bisa dibanggakan dari sekedar kemampuan bisa nulis.

4. Refreshing


Pergi ke taman, belanja di pasar, memadu padankan baju, mencoba lipstik baru, main sama hewan piaraan and more.

Biar fresh enggak suntuk.

5. Mendengarkan musik

Tapi ini bukan saya hoho

Kalau saya sih.

6. Cegah dengan rutin menulis



Karena mencegah lebih baik daripada mengobati ya sudah nulis yang teratur biar nggak kena writer's block tapi kalau sudah terlanjur kena sih, yaudah balik ke poin 1.

Ahahaaa..

Sekian.

Dari diriku yang sedang terserang writer's block.

Oya, saya sedang praktek poin 1 lho. 😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Langkah Sederhana yang Terbukti Ampuh