Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Parenting

#AKSIFLASHBUNDA Bebaskan si Kecil Bermain Tanpa Khawatir Lebam

Gambar
Bagaimana perasaan buebu saat  mendapati lebam pada bagian tubuh si kecil akibat dari "saking semangatnya" ia bermain?

Don't be cemas yaa Bue karena sekarang kan sudah ada Thromboflash!

Menjadi orang tua memang membuat kita akan mengalami berbagai perubahan perasaan dalam waktu sekejap.
Ya, seperti naik permainan roller coaster. Adrenalin kita naik dan turun hanya dalam hitungan detik.
Lucunya banyak kebahagiaan yang timbul hanya dari hal-hal remeh semacam melihat anak yang sedang tertidur pulas, sebagai contoh.
Siapa yang memiliki hobi yang sama dengan saya yaitu mantengin anak tidur?
Rasanya damai yaa dan kangen banget buat main bersama.
Eh, tapi giliran ia terjaga justru pinginnya sih anak segera tidur.
Hihi.
Dan ketika melihatnya bermain, akur bersama temannya, saya pribadi sering merasa haru lho.
Lha, nggak terasa anakku ternyata bukan bayi lagi. Ia sudah memiliki dunia yang nggak melulu ia isi bersama ibu.
Seperti naik roller coaster tadi, haru dalam sekejap akan b…

Manfaat Jalan-jalan Bagi Anak

Gambar
Kenapa sih anak kecil selain suka banget air juga demen ke luar rumah alias jelong-jelong. Nggak masalah sih kalau sore yang teduh dan udah wangi habis mandi tapi persoalannya kadang pas cuaca terik banget yaitu pukul 12an seneng ajak ke lapangan.😮
Padahal siang begitu paling enak ngadem di rumah yaa hehe.. 
Mungkin salahku juga sih karena kalau di rumah kan aku cuekin, ditinggal tidur atau bengong depan tivi 😂😂😂
Anak-anak dan orang dewasa jelas memiliki selera yang berbeda.






Bagi ibu-ibu macam aku bisa jadi bengong adalah sebuah bentuk dari me time karena lama banget nggak ada waktu buat bengong hahaha. *aku jadi ingat pernah pergi lama tanpa anak, gadget pun ketinggalan, pas nunggu antrian aku cuma bengong liat jalanan. Rencana mau dibikin blogpost tentang nikmatnya bengong tapi malah lupa *auk ah nggak penting. 😂
Dari situ aku berasumsi, anak nggak betah di rumah karena nggak ada kegiatan yang menarik buat dia, karena aku tinggal asyik nonton tivi, karena nggak ada teman selai…

Pendidikan Tinggi untuk Anak Perempuan, Perlukah?

Gambar
Saya mempunyai teman seorang sarjana. Sebelum sempat bekerja menerapkan ilmu yang ia enyam ia ternyata memilih menikah. 
Si bapak, sepertinya keberatan. Ada raut kecewa di wajahnya. Anak pertama yang digadang-gadang mampu membanggakan orang tua ternyata sudah bukan lagi menjadi haknya. 
Belum sempat beliau mencicip hasil manis perjuangannya mengupayakan biaya kuliah, si anak sudah bergelut di dunia yang lain. 👻👻👻 *rumah tangga
Dan kita tahu yaa merintis karir sambil memiliki anak itu tidak mudah meskipun bukan tidak mungkin. 
Yang jadi pertanyaan, perlukah pendidikan tinggi bagi anak perempuan toh sebagian dari mereka banyak yang nantinya 'kembali' ke rumah. Buktinya bayak yang setelah menikah dan mempunyai anak kemudian memilih resign
Hmm, menurut saya sebagai ibu yang dulu juga memutuskan berhenti bekerja setelah melahirkan plus ibu dari seorang anak perempuan dimana kelak ia juga akan menjadi ibu, saya mengatakan, perlu! 
Menurut saya pola pikir itu dibentuk di bangku…

Oleh-oleh Dari Kamar Bersalin

Gambar
Ketika itu saya hampir menyerah dan kalau diperbolehkan saya memilih jalan operasi dibanding melahirkan secara normal.
Saya adalah perempuan 22 tahun ketika hamil anak pertama. Pertama yaa jadi wajar kalau pemikiran saya masih begitu lugu dan berhak untuk ditertawakan. Minta dimaklumi hehehe.
Maaf yaa saya salah. Semua tak seindah nampaknya.
Bloonnya saya pun berfikir ketika mules dan sampai rumah bersalin saya akan segera mendapatkan pertolongan medis lalu kelar. Hahaha.
Benar yaa ibu hamil dan melahirkan itu perjuangannya warbyasak. *muji ibuku kok*
Pukul satu dini hari saya ke rumah sakit. Ternyata masih pembukaan satu dan artinya saya dipersilakan pulang karena perkiraan launching masih lama.
Di rumah saya gaduh terus, nggak bisa berhenti meremas-remas tangan suami.
Ikut-ikutan lugu suami mengatakan, "Dek jangan nakal yaa ibu kesakitan," pada buah hati yang juga sedang berjuang mencari jalan 'keluar'.
Harapannya sih adek nurut seperti kemarin-kemarin, setiap rad…

5 Hal yang Harus Dibawa Saat Travelling Bersama Si Kecil

Gambar
Waktu itu ada acara keluarga yaitu tradisi tilik besan ke daerah Sragen. Jarak tempat tinggal saya dan Sragen lumayan jauh yaitu kurang lebih empat jam perjalanan. Kalau pulang pergi yaa tinggal kalikan dua saja alias delapan jam. Kami menggunakan bus sewaan. 
Hmm, awalnya saya ketar-ketir juga. Ini adalah perjalanan jauh pertama saya dengan si anak. Suami juga sedang berhalangan ikut. 
Tapi gimana dong emaknya kan kangen travelling. *kuanggap ini sebagai travelling, asyik*
Hal terbesar yang dikhawatirkan saat harus bepergian bersama si kecil biasanya terletak di perjalanannya. 
Anak kecil kan berbeda dengan orang dewasa baik dilihat dari segi ketahanan fisik hingga ke pemahaman kenapa sih dia diminta duduk anteng, mereka cepat bosan dan beranjak dari tempat duduk adalah hal pertama yang mereka kira dapat membunuh bosannya 'kan? 
Maka hal pertama yang harus dibawa adalah perasaan happy si ibu agar si kecil pun ikut happy. Hilangkan ramalan-ramalan yang berseliweran di kepala gant…

Dear Daughter (Anakku Bukan Bayi Lagi)

Gambar
Dear daughter,

Kamu lucu, tingkahmu menggemaskan. Kadang ibu kadang bapak suka ciumi kamu pas tidur. Baukmu kecut. Ibu suka. Jangan protes ya sampai detik ini ibu masih suka ciumi kamu. Takut keburu kamu dewasa dan risih kalau ibu cium cium.




Sebuah kiriman dibagikan oleh tami (@tammyatammy) pada 17 Des 2016 jam 7:40 PST


Sekarang kamu besar, belum dewasa tapi seenggaknya lebih besar dibanding pas kamu masih bayi, 26 bulan yang lalu.

Tingkahmu makin beragam. Kamu sekarang susah disuruh tidur. Kalau tidur dan nggak ditemeni nggak lama kamu pasti bangun.

Kamu sudah besar, seperti itu kamu menyebut dirimu pas ditanya kenapa nggak nenen.

Ibu selalu ingin dekat dengan kamu. Makanya ibu berhenti kerja. Tapi maaf yaa ibu suka uring-uringan kalau mau pergi sendiri dan kamu ngintil.

Ibu lupa pada mimpi ibu. Maaf ya.

Tapi itu hanya sesaat maksudnya, ibu tidak benar-benar pingin menjauh dari kamu. Ibu sayang tapi ibu pingin kamu tahu bahwa bukti sayang tidak selalu dengan raga yang berdekatan.

Ibu …

Tips Menyapih Happy Ending

Gambar
Senang deh! Hari pertama putus nenen berlangsung damai. Anak kooperatif sekali. Makasih sayang!

*Haha nggak tahu lah nanti malam, biasanya kalau malam kan minta nenen. Akankah drama? 😲

Btw untuk sampai ke sana nggak instan sih. Yaa semua berproses.

Ihh jadi gatel pingin cerita.

Karena banyak teman saya yang baru hamil untuk pertama kalinya, baru punya anak belum masuk masa sapih bahkan ada yang baru saja menikah. Siapa tahu berguna. Hehe.

Dan kalau lihat senior dekat rumah, saya kok jadi merasa sedih yaa lihat si adek. Nggak tahu apa ujug-ujug nenen terasa pahit. Seolah dipaksa untuk segera menyudahi 'relationship' indah ini.

Ini sama kayak orang gede pacaran tetiba diputus sepihak.

Sakit?

Normalnya. Itu kan ibarat diputus pas masih sayang-sayangnya 😰 *enggak curhat lho!

Yang saya lihat si adek cenderung terpukul. Padahal menyapih bukanlah kompetisi siapa yang lebih dulu berhasil kan?

Pun untuk menjadi ibu.

Bukan tentang anak siapa yang lebih unggul dibanding anak siapa tapi …

Tips Liburan Happy Ending Bersama Si Kecil

Gambar
Libur telah tibaaa.. Horeeee..

Barangkali saya akan terus menyanyikan lagu ini kalau masih jadi anak sekolah.

(jangan lupa pasang setting 90an 😑😑😑)

Musim libur selalu mendapat tempat ternyaman di hati semua orang. Apalagi kalau libur panjang seperti libur akhir tahun.

Yaa kan?

Saya si ibu dari putri berusia dua tahun pun tak ingin melewatkan momen berlibur.


Dan setuju yaa kalau bepergian bersama balita berbeda rasanya dengan pergi hanya berdua atau sendiri? Lebih kerasa rempongnya!

Maklum karena dari sisi kemandirian, anak masih dalam tahap belajar.

Acara menikmati es krim satu cup kecil saja bisa berubah menjadi drama kalau sang penikmatnya adalah si kecil. Hehe..

Namun biar begitu saya yakin bahwa semua orang tua terutama ibu lebih memilih nggak apa rempong yang penting si anak sehat.

Olret?

Sayangnya sistem imun si kecil yang masih lemah membuatnya lebih gampang sakit. Apalagi di musim pancaroba seperti ini.

Sudah banyak yang tahu ya kalau musim peralihan ini membuat daya tahan tu…

Empat Ilmu Wajib Konsumsi untuk Kamu yang Hamil Anak Pertama

Gambar
Ini adalah curcolan tersusyah saya. Pokoknya mau bikin kalimat opening aja rasanya buntu banget.

To the point aja mau ya?😅

Saya mau share pengalaman selama hamil kemarin nih. Hihiii. Jadi buat yang lagi hamil terlebih anak pertama, selain belanja printilan bayi rasanya wajib banget pelajari ilmu ini,

1. Ilmu tentang Asi

Ng-ASI adalah salah satu perjalanan indah, panjang nan berliku. Maka, kita harus paham benar hal yang kelihatannya remeh semacam posisi ngasi yang dianjurkan, tips menangani bayi gumoh agar a long journey kita dilalui dengan rasa damai.

Jangan ragu untuk ikut kelas ibu hamil yaa.. Ajak suami sekalian.

Oya jangan lupakan pelajaran tentang menyapih biasanya setelah itu bakal ada drama yang lebih cetar, kita dituntut lebih think smart karena solusi pas anak nangis tak lagi sekedar nangis-nenen-diem-repeat.

2&3

Ilmu tentang mp-ASI dan ilmu merawat bayi

Imun bayi masih teramat lemah maka jangan kaget kalau dia lebih rentan kena demam, pilek atau batuk. Biasanya para ib…

Three Little Things

Gambar
Hari ini tepat dua tahun anakku lahir. My first daughter yang membuatku memutuskan berhenti bekerja. Cuma di rumah, tak kusangka membuatku punya banyak pengalaman dalam mengolah rasa. Tsaaah 💃

Buat seorang amatir yang  sedikit-sedikit dijadiin bahan blogpost sepertiku, ini bak harta karun.

Di hari kelahiran anak kemudian mengisinya dengan kisah throwback ketika lairan, basi deh kalau aku yang nulis.

Pasalnya, sudah berkali-kali dibikin status dan sepertinya banyak yang sudah muak tahu. Heheee..

Pun tak ada hal istimewa yang bisa menginspirasi dibanding perjuangan hebat ibu di luaran sana.

Cuma belum bisa pipis selama sepuluh hari pasca melahirkan.

Namun dari situ kemudian kusadar bahwa caraku menghargai nikmat Tuhan selama ini kurang.

Oya, karena bosan dengan kisah throwback itu tadi, maka kubuat list ala-ala tentang apa saja yang ingin kulakukan-kuberikan-apapunlah sebutannya
bersama anak, ketika ia dewasa.




Weheeheee..

1. Sebagai ibu buat anak perempuannya, pingin deh ikut campur s…

Pengakuan Dosa

Gambar
Hari ini saya dapat pelajaran berharga.

Sore kemarin seperti biasa kita jalan bertiga, saya, anak dan suami.

Di tengah jalan menuju pom bensin dalam pikiran tetiba menyelinap kata syukur.

Terbayang apa yang terjadi dua tahun belakangan ini.

Ya dua tahun terakhir profesi saya berubah, dari wanita pekerja menjadi wanita rumahan yang nemenin anak main.

Yaa betul ibu rumah tangga alias tukang momong. FULL yaa! Hal ini sudah saya niati sejak hamil. Ketika itu saya yang cinta banget sama pekerjaan melamun, melamunkan nantinya setelah lahiran mungkinkah rela resign demi anak. Ngebayangin cuma di rumah kok berat yaa.. Pasti bosen banget.. *TimRealistis

Saya lupa lebih dulu 'penyuluhan' tentang pentingnya dua tahun pertama bagi anak atau kesadaran bahwa ibu lah sekolah pertama untuk anaknya. Saya lupa! Yang pasti keputusan lalu saya buat : saya resign untuk momong di rumah. Saya mau olshop-an HAHA!

Syukur yang saya rasakan tadi adalah dulu ketika punya uang saya termasuk yang boros mi…

Soal Budhe A.k.a Pengasuh Anak

Gambar
Mencari perempuan paruh baya sebagai pengasuh menjadi pilihan di hampir semua ibu bekerja. Dipandang lebih sabar dan berpengalaman dalam mengasuh bayi kaliii yaa..

Ngomongin pengasuh anak tiba tiba bikin kuingat status teman di Facebook.

Doi curhat tentang 'budhe' panggilan kesayangan pengasuh di rumahnya yang ujug-ujug nggak ada, temanku bahkan nggak tahu kemana perginya budhe. Ngilang.

PAS BANGET.

Diriku lagi dirundung galau tentang betapa lelahnya berprofesi sebagai perempuan yang merangkap mentor, merangkap menteri, merangkap petugas kebersihan, koki daaaaan lain lain.

Tambah betek karena pingin belanja tapi lagi bokek. Bukan pemborosan sih. Aku punya alasan sederhana atas keinginan pingin belanja itu.

Yaitu, karena belanja, karena beli sesuatu adalah cara dapat kebahagiaan secara instan.
~copast

Terus aku mikir. Yang jadi budhe dengan jam kerja pasti, pasti ada waktunya pulang. Yang rutin dapat gaji. Yang kalo sakit boleh tiba tiba ijin nggak masuk. Yang kalo ada tetangg…

Sisi Lain Anak

Gambar
Kamis manis ngomingin parenting yuk.

Di luar jam tidur yang mulai oleng atau kebebasan bebas-sebebas-bebasnya yang seolah terrenggut *iyalah mo pipis aja diintilin* ada kok sesuatu yang menakjubkan kalau kita mengamati.

Kita bicara paitnya yaa, bicara fakta yaa bahwa punya anak tidak lantas serta merta melulu bahagia, sebahagia foto ibu-ibu di box susu hamil yang menandakan kehamilan sudah pasti membahagiakan tanpa ada selipan drama-drama, pun setelah lairan.

Punya anak membahagiakan bahkan sakingnya sakingnya sampai ga keungkap tapi di sini aku mau ngomongin sisi lain. Menegaskan Sis 😜

Punya anak itu rempong apalagi kalau mau pergi pergi, contoh ke kondangan. Sebelum punya anak aja udah lama kan siap-siapnya, apalagi yang plus anak kan?
Lalu pas di acaranya. Yang minta nenen-lah, yang gerah kepanasan-lah, untung diapers sudah ditemukan jadi keinginan pipis yang suka tak terbendung itu bisa di-eliminate ehh masih ada pup denk. Bayangkan ketika makan si adek malah pup. Udah biasa sih…