Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Curhat911

#AKSIFLASHBUNDA Bebaskan si Kecil Bermain Tanpa Khawatir Lebam

Gambar
Bagaimana perasaan buebu saat  mendapati lebam pada bagian tubuh si kecil akibat dari "saking semangatnya" ia bermain?

Don't be cemas yaa Bue karena sekarang kan sudah ada Thromboflash!

Menjadi orang tua memang membuat kita akan mengalami berbagai perubahan perasaan dalam waktu sekejap.
Ya, seperti naik permainan roller coaster. Adrenalin kita naik dan turun hanya dalam hitungan detik.
Lucunya banyak kebahagiaan yang timbul hanya dari hal-hal remeh semacam melihat anak yang sedang tertidur pulas, sebagai contoh.
Siapa yang memiliki hobi yang sama dengan saya yaitu mantengin anak tidur?
Rasanya damai yaa dan kangen banget buat main bersama.
Eh, tapi giliran ia terjaga justru pinginnya sih anak segera tidur.
Hihi.
Dan ketika melihatnya bermain, akur bersama temannya, saya pribadi sering merasa haru lho.
Lha, nggak terasa anakku ternyata bukan bayi lagi. Ia sudah memiliki dunia yang nggak melulu ia isi bersama ibu.
Seperti naik roller coaster tadi, haru dalam sekejap akan b…

Flashback

Gambar
Rentetan kejadian seperti diulang kembali.
Salah satunya adalah keingat masa masa masih bekerja. *pliz ya jangan bosan πŸ˜‰

Kerja di sana mah suka banget karena saya memang demen nulis. Sekarang nggak nyangka, dari kegiatan nulis, saya mendapatkan banyak hal.

Terutama perubahan mindset. Pepatah 'Jangan menunda sampai besok apa yang bisa kamu kerjakan hari ini' benar-benar membekas.

Setelah hanya di rumah saya akhirnya diberi kesempatan untuk memulai apa yang saya rencanakan dulu ketika hamil.

Nah, di sini saya merasa ditampar-tampar dan makin merasakan bahwa menunda itu benar-benar hal yang bikin rugi.

Seandainya dulu saya segera eksekusi paling nggak saat ini saya sudah di tengah jalan dan bukannya baru memulai.

Tapi kalau sudah kejadian, sesal itu rasanya sia-sia. Ibarat kertas yang sudah dibakar menjadi abu, yaa kan?

Toh hikmahnya, saya semakin sadar bahwa Alloh mempertemukan sesuatu dalam waktu yang tepat. Yes.

Misalkan untung saja saya bertemu 'dengannya' pas kondi…

Dear Daughter (Anakku Bukan Bayi Lagi)

Gambar
Dear daughter,

Kamu lucu, tingkahmu menggemaskan. Kadang ibu kadang bapak suka ciumi kamu pas tidur. Baukmu kecut. Ibu suka. Jangan protes ya sampai detik ini ibu masih suka ciumi kamu. Takut keburu kamu dewasa dan risih kalau ibu cium cium.




Sebuah kiriman dibagikan oleh tami (@tammyatammy) pada 17 Des 2016 jam 7:40 PST


Sekarang kamu besar, belum dewasa tapi seenggaknya lebih besar dibanding pas kamu masih bayi, 26 bulan yang lalu.

Tingkahmu makin beragam. Kamu sekarang susah disuruh tidur. Kalau tidur dan nggak ditemeni nggak lama kamu pasti bangun.

Kamu sudah besar, seperti itu kamu menyebut dirimu pas ditanya kenapa nggak nenen.

Ibu selalu ingin dekat dengan kamu. Makanya ibu berhenti kerja. Tapi maaf yaa ibu suka uring-uringan kalau mau pergi sendiri dan kamu ngintil.

Ibu lupa pada mimpi ibu. Maaf ya.

Tapi itu hanya sesaat maksudnya, ibu tidak benar-benar pingin menjauh dari kamu. Ibu sayang tapi ibu pingin kamu tahu bahwa bukti sayang tidak selalu dengan raga yang berdekatan.

Ibu …

My Life as A Housewife #1 : Kangen Kerja

Gambar
Sudah dua tahun lebih. Dua tahun lho! Dua tahun yang lalu pernah ada rencana, mau resign terus nemenin anak demi golden ages-nya yang berharga itu.

Cuma dua tahun karena kalau lama-lama yaa mana betah hahaha. Setelah itu pinginnya kerja lagi. Tapi ini kok di luar rencana, ninggal anak kerja itu sepertinya susah banget.. *belum pernah dicoba udah bilang susah, gimana sih Sis*

Karena setiap hari kita kemanapun berdua, kelonan, digendongnya juga sering sama ibu. Apa-apa ibu. Ke WC aja dicariin. Pusing.

Aku pingin nangis deh kalau inget ini. Dulu pas lairan ibuku bilang, biar ibu aja yang ngasuh, aku kerja lagi sana. Bukannya songong ga perlu bantuan tapi, gaya parenting jaman old kan beda sama parenting-nya jaman now.

Nyahahahaaa.. πŸ˜‚ Nikmati dan syukurin yaa.

Dan, di dua tahun nganggur ini suka duka datang, kadang gantian, kadang gandengan (baca : bareng-bareng).

Intervensi mertua, ketidakbebasan belanja, hubungan keluarga baru yang masih butuh penyesuaian dan rasa seperti tahanan '…

Mengejar Kebahagiaan Diri Sendiri

Gambar
30 Desember tahun lalu sempat menjadi hari ter-wah dan ter-greget buat saya.

Why?*kepo dong* πŸ˜†

Karena di sekitar jam delapan saya menemukan status teman yang dulu satu kerjaan. Dia mengungkapkan sedang merasa bosan di rumah lalu dengan naifnya bertanya kapan bekerja lagi.

Yang kedua, saat saya menemukan feed di Instagram, si teteh bilang dia suka iri kalau ada IRT yang bilang mau resign untuk momong sambil bekerja di rumah.

Iri karena merasa tidak mampu bekerja sambil momong anak. Walau di rumah ada kakek nenek, om tante tetep si anak ngelendotnya sama dia.

Dia tidak bisa bekerja dari rumah kecuali si anak dititipkan di daycare kaliyaa.

Nah, pas banget karena saya juga sedang mencari daycare agar bisa memaksimalkan pekerjaan saya.

Haduuuh duuuh duuuh gaya pisan. 


Betewe kalau kita menengok masa lalu pasti ingat betul pada perjuangan ortu agar anaknya bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin.

Tanpa memandang apakah si anak laki-laki atau perempuan.

Lalu ketika sudah lulus sekolah, or…

Curhat di Medsos, Bolehkah?

Gambar
Hmm,

Ide untuk menulisnya muncul ketika aku membaca status teman di Whatsapp. Sekaligus karena kegiatan ini bersinggungan sekali denganku. Curhat di medsos bahkan nyaris menjadi kebiasaan. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Namun berbeda dengan ketika remaja dulu dimana curcol di medsos lebih untuk hal-hal tak berfaedah.

Namanya juga remaja. Pernah ada di satu titik dimana, curhat yang lebih kepada ngumpulin like dan caper.

Pliz ya norak banget. Hahaha.

Era terobsesi pada hanya semata menginginkan like pun berubah : ingin menjadi orang yang bermanfaat.

Ohh kuterharu..

Jadi di setiap curcolanku, kuberharap ada pelajaran yang bisa dipetik.

Sebenarnya punya kebiasaan menulis cerpen dan kita kan diharuskan mencari 'amanah'.

Dalam menulis, dengan selalu mencantumkan benang merah bahwa Tuhan adil. Tapi ini lebih ke pengalaman rohani sih. Sengenes apapun, kalau kita melihatnya dari sisi positif Insya Alloh hasilnya pasti akan positif.

Dan belakangan, saya seneng banget berbagi soal pengalaman mengasuh anak.

Ten…

6 Tips Menghadapi Writer's Block

Gambar
Piuuuuuuhhhhh...

Mengalami writer's block sangat tidak menyenangkan. Apalagi untuk blogger abal-abal macam saya yang ditarget untuk selalu memiliki stok tulisan.

Setelah pekan lalu ditutup dengan gemilang karena semua to do list selesai tepat waktu.

Hmm..

Ide yang biasanya mengalir lancar kini mendadak buntu.

Ingin rasanya membenarkan apa yang pernah saya baca, yaitu pertanyaan yang sarat menuntut keadilan.

"Kenapa hanya penulis yang harus mengalami writer's block?"
Ahahaaaa.. maksudnya kenapa penulis yang harus mengalami kendala ini?

*Diriku tertawa pada hubungan kata writer's dan penulis kemudian ingin menjelaskan namun ternyata fail!

Yaudah sih, saya mau bikin tips ala-ala aja.

Namun terasa istimewa. Semoga.

Tips mengatasi writer'sblock,

1. Tulis apa yang kamu rasa


Ini hal termudah karena kita cukup menulis apa adanya perasaan kita, tidak perlu membuat alur atau mengolah data yang tersimpan di otak.

2. Baca baca baca

Membaca bisa dilakukan untuk memancing …

Pentingnya Kelas Blogging untuk Blogger Pemula

Gambar
Ketika kita berfikir positif, berterimakasih atas nikmat sekecil apapun dan selalu fokus solusi terhadap setiap masalah yang ada, pasti semua akan menjadi mungkin, hal-hal yang awalnya dianggap mustahil. ☺

Dulu saya pernah bermimpi untuk punya blog.
Mimpi itu datang dari artikel majalah remaja yang saya baca. Berasal dari akun blog fashion semacam Sally Jane Vintage, Sea of Shoes yang menampilkan gambar-gambar kece, bening, berkualitas tinggi.


Saya ngiler.


***


Karena badan sudah memberi kode untuk istirahat akhirnya menginjak trimester tiga kehamilan saya resign dari kerjaan.

Di rumah tanpa kepastian aktivitas bikin saya bengong.

Melihat laptop nganggur apalagi yang saya lakukan untuk membunuh bosan selain blogwalking?

Fyi, Andra Alodita dan Annisa Steviani adalah dua blogger favorit saya hingga kini.

Dari situ impian saya punya blog yang pernah terhempas odong-odong pun akhirnya mencuat lagi. πŸ˜†

Balik lagi ketika kita berfikir positif, semua pintu seakan terbuka. Saya berani bilang k…

Pengalaman Terseram

Gambar
Ini bukan soal mistis.

Tetiba pingin ngomongin yang rada serem ihh. Haha. Bukan, bukan ngomongin v-klip barunya Taylor Swift yang serem di opening ituhh tapi ini mau ngomongin hal paling horor yang pernah saya alami.

Hal serem tapi bikin sedih. Lho?

Saya yang aslinya nggak ngebet nikah terpaksa mengiyakan saat kala itu pacar mengutarakan maksud untuk serius.

Terpaksa.. Yang memaksa adalah cinta πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Tak bisa dipungkiri kalau ada haru di hati ini. Biasanya pihak perempuan yang mendesak. Kali ini tidak.

Juga haru karena seolah semua pertanyaan saya dijawab persis oleh Tuhan.

Terakhir, adalah rasa sangat bahagia. Yang barusan dilamar pasti ngerti banget gimana rasanya.. 😘

Hubungan yang mengharu biru.

Bahkan kita pernah jauh. Jauh yaa jaraknya. Jauh yaa komunikasi kita.

Saya ingat tepat di ultah saya dia add balik fb saya yang sempat diblokir.

Saya termasuk workaholic. Saat sudah menikah saya juga sempat berfikir seandainya hamil dan punya anak.

Apa saya siap meninggalkan pekerjaan yan…

Si Dia

Gambar
Ghibah-in mantan itu semacam ngemil frenchfries yang dicocol saus tomat.

Nikmaaaat...

Tapi ini bukan mau nyeritain gimana pas di ultah suami tahun lalu kita berdua tetiba ngomongin mantan masing-masing. Bicara dari hati ke hati.
Dan pada akhirnya mengungkap alasan kenapa pada akhirnya dia memilih saya.

Bukan yang lain.

Bukan yang lebih smart.

Bukan yang lebih manis.

Bukan yang nggak jayus.

Bukan yang nggak ngah ngoh.

Bukan yang lebih cantik.

Dan bukan yang body-nya lebih mengg**rkan.

S*it!

Tapi mau ngomongin kejadian di suatu malam saat aku dan suami pergi berdua naik motor.

Sekonyong-konyong di perjalanan dia bertanya, 'gimana?' karena tadi kita bertiga *saya, suami dan mantannya yang cantik galak* habis kena palang pintu kereta.

Beberapa menit di situ terasa laaaamaaaaa buatku. Suami yang memang ramah asyik ha ha hi hi basaaa basiii...

Hmm, punya suami seorang Mr. Nice Guy memang harus kudu stok sabar banyak-banyak.

Diriku tersenyum kecut.

"Enggak gimana gimana! Aku sek…

Semisal Aku Jadi Mertua

Gambar
Ada banyak hal yang berubah sejak menjadi seorang ibu. Ehm!

Di luar pengalaman sensasional saat melahirkan, beragam rasa telah saya alami.

Kalau kemarin curhat soal kebebasan yang seolah direnggut di Sisi Lain Anak, kali ini tentang pola pikir dalam menjatuhkan beragam pilihan.

Terbiasa berfikir grasak grusuk jangka pendek, saat menjadi ibu maka dituntut harus gemulai namun cermat, jangka panjang, gesit dan bercabang.

Hmm, bercabang pemirsah..πŸ˜‚

Oya, mungkin kebawa gerakan anak yang serba berlatih jadinya daku merasa kebawalelet.πŸ˜•

Contoh paling simple, kalau dulu uang lima puluh ribu bebas digunakan untuk jajan, sekarang baru merasa plong membelanjakannya saat menengok baju dan pernak-pernik anak ada di level 'masih-bagus-belum-usang.'

Biasalah naluri ibukibuk, selalu ada pernik anak yang bikin kepincut.

Apalagi anak perempuan. Adaaa aja yang kurang. Adaaa aja yang nyimut. Adaaa aja adaaa aja..

So, diri ini dengan sendirinya melipir di antrian sekian.

Baru-baru ini ku mulai h…

Tentang Rasa

Gambar
Kejadian ini udah lama yaa.. sekitar tahun 2012 kalau nggak keliru.

Tapi kususah move on. πŸ’ƒ

Apalagi kalau berada di pihak yang menang gini.

Walau bukan itu sih yang bikin susah beranjak tapi karena kutakjub sama takdir Tuhan.

Karena dialog kita selama ini dijawab oleh -Nya dengan sama persis.
*

Kemarin sewaktu di mantenan teman tetiba dia duduk di sampingku.

Aku sekedar 'ohh' sih tapi yaa agak kaget nggak nyangka kok pertemuan kita bisa se-ekstrim itu.

Hahaha.

Kujamin, dia nggak tahu kalau yang lagi mainan hape adalah aku.

Selama dua jam duduk berdampingan blas tak ada sepatah pun yang keluar dari mulut kami.

Sebetulnya aku pingin ngobrol sih atau paling tidak saling sapa karena buat apa diem-dieman tapi aku kan tipe pendiam yang susah memulai obrolan, terlebih pada orang dengan track record yang menyayat hati kayak dia. 🐢🐢🐢

Di rumah diriku pun jadi bulan-bulanan suami.

"Pertama dalam sejarah sepasang musuh lama duduk dekat-dekatan blahblah," oloknya.

Lalu dia c…

Buku dan Mimpi

Gambar
Ada yang tidak senang dengan kebiasaanku beli-beli buku. Karena yaa cuma sekali pakai selanjutnya berhambur gitu saja.

Terlebih ketika seleraku beranjak dari fiksi teenlit yang receh menjadi buku ilmu marketing yang harga per bijinya mampu bikin mendelik.

Tapi bukan aku namanya kalau tidak keras kepala. Keras pada hal yang benar, ehm.

~Benar menururku lol

Untuk kasus belanja buku, karena di dalam hati niatku adalah lurus ingin mencari ilmu. Ingin mencari persepsi baru. Ingin membuka wawasan agar pikiran tak terkungkung karena ilmu yang tak seberapa ini. Halah!

Membaca adalah cara paling praktis untuk selangkah lebih maju.

Dan terakhir aku membaca novel berdasar kisah nyata. Drama rumah tangga berpadu dengan jatuh bangun bisnis, bersamp

Bisa ditebak belum?

Nah, benar kan dugaanku, tetap ada manfaat usai membaca. Nyatanya, aku lebih tertantang untuk mewujudkan mimpi puluhan tahun silam *tepokjidatpakepalu* tak berbeda jauh dengan kisah yang mengalur di novel itu. (((mengalur apa sih))) …

Waktu

Gambar
Coba coba mengigat apa saja yang kulakukan seharian ini ketika seseorang di dalam kaca mendadak melempariku pertanyaan, "apa kegiatan produktifmu hari ini?"

Satu pertanyaan belum menemukan jawaban tetiba teman-temannya datang, "kalau kemarin?"

"Kalau dua hari yang lalu?"
"Seminggu yang lalu?"
"Pas masih abege?"
"Pas baru lulus SMA?"
"Pas belum kerja?"
"Pas hamil?"
"Pas anak masih tidur mulu?"

*pusingpalabebeb*

Padahal Dewa Eka Prayoga saja sudah berhasil mengumpulkan 1 milyar pertamanya di usia 21. Avril Lavigne berhasil mengeluarkan debut album di umur yang baru 19. Taylor Swift, under 30 bahkan namanya sudah mendunia. Teman sekolah, bahkan sudah berhasil menjadi CEO lalu berhasil membawa serta komunitasnya sampai luar negeri.

Mengharumkan nama orang tua, daerah dan negara 'kan?

Bukankah kita diberi jatah 24 jam yang sama dimana setiap menitnya sebanyak 60 hitungan, pas tidak kurang tidak le…

Pengakuan Dosa

Gambar
Hari ini saya dapat pelajaran berharga.

Sore kemarin seperti biasa kita jalan bertiga, saya, anak dan suami.

Di tengah jalan menuju pom bensin dalam pikiran tetiba menyelinap kata syukur.

Terbayang apa yang terjadi dua tahun belakangan ini.

Ya dua tahun terakhir profesi saya berubah, dari wanita pekerja menjadi wanita rumahan yang nemenin anak main.

Yaa betul ibu rumah tangga alias tukang momong. FULL yaa! Hal ini sudah saya niati sejak hamil. Ketika itu saya yang cinta banget sama pekerjaan melamun, melamunkan nantinya setelah lahiran mungkinkah rela resign demi anak. Ngebayangin cuma di rumah kok berat yaa.. Pasti bosen banget.. *TimRealistis

Saya lupa lebih dulu 'penyuluhan' tentang pentingnya dua tahun pertama bagi anak atau kesadaran bahwa ibu lah sekolah pertama untuk anaknya. Saya lupa! Yang pasti keputusan lalu saya buat : saya resign untuk momong di rumah. Saya mau olshop-an HAHA!

Syukur yang saya rasakan tadi adalah dulu ketika punya uang saya termasuk yang boros mi…

Soal Budhe A.k.a Pengasuh Anak

Gambar
Mencari perempuan paruh baya sebagai pengasuh menjadi pilihan di hampir semua ibu bekerja. Dipandang lebih sabar dan berpengalaman dalam mengasuh bayi kaliii yaa..

Ngomongin pengasuh anak tiba tiba bikin kuingat status teman di Facebook.

Doi curhat tentang 'budhe' panggilan kesayangan pengasuh di rumahnya yang ujug-ujug nggak ada, temanku bahkan nggak tahu kemana perginya budhe. Ngilang.

PAS BANGET.

Diriku lagi dirundung galau tentang betapa lelahnya berprofesi sebagai perempuan yang merangkap mentor, merangkap menteri, merangkap petugas kebersihan, koki daaaaan lain lain.

Tambah betek karena pingin belanja tapi lagi bokek. Bukan pemborosan sih. Aku punya alasan sederhana atas keinginan pingin belanja itu.

Yaitu, karena belanja, karena beli sesuatu adalah cara dapat kebahagiaan secara instan.
~copast

Terus aku mikir. Yang jadi budhe dengan jam kerja pasti, pasti ada waktunya pulang. Yang rutin dapat gaji. Yang kalo sakit boleh tiba tiba ijin nggak masuk. Yang kalo ada tetangg…

Sisi Lain Anak

Gambar
Kamis manis ngomingin parenting yuk.

Di luar jam tidur yang mulai oleng atau kebebasan bebas-sebebas-bebasnya yang seolah terrenggut *iyalah mo pipis aja diintilin* ada kok sesuatu yang menakjubkan kalau kita mengamati.

Kita bicara paitnya yaa, bicara fakta yaa bahwa punya anak tidak lantas serta merta melulu bahagia, sebahagia foto ibu-ibu di box susu hamil yang menandakan kehamilan sudah pasti membahagiakan tanpa ada selipan drama-drama, pun setelah lairan.

Punya anak membahagiakan bahkan sakingnya sakingnya sampai ga keungkap tapi di sini aku mau ngomongin sisi lain. Menegaskan Sis 😜

Punya anak itu rempong apalagi kalau mau pergi pergi, contoh ke kondangan. Sebelum punya anak aja udah lama kan siap-siapnya, apalagi yang plus anak kan?
Lalu pas di acaranya. Yang minta nenen-lah, yang gerah kepanasan-lah, untung diapers sudah ditemukan jadi keinginan pipis yang suka tak terbendung itu bisa di-eliminate ehh masih ada pup denk. Bayangkan ketika makan si adek malah pup. Udah biasa sih…