Pentingnya Peran Probiotik Terhadap Kesehatan si Kecil


Betapa pentingnya peran probiotik terhadap kesehatan si kecil. Buibu, pernah nggak mendengar istilah probiotik dalam susu pertumbuhan?

Sederhananya, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang ditemukan secara alami di usus manusia. Manfaat probiotik di dalam usus sendiri adalah membantu proses pencernaan. Karena sifatnya yang tidak merugikan maka probiotik ini juga disebut sebagai bakteri baik. Ada bermacam jenis bakteri baik, dua diantaranya adalah lactobacillus rhamnosus dan bifidobacterium longum. Kedua jenis bakteri ini sama-sama memiliki manfaat dalam memproduksi asam laktat.

Manfaat lebih jauh dari bakteri Lactobacillus rhamnosus diantaranya :


1. Mencegah Diare

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh sebuah universitas di UK, disebutkan bahwa bakteri baik cukup ampuh untuk mengatasi diare.

Hal ini disebabkan karena asam laktat yang diprodusi oleh bakteri ini dapat membunuh bakteri merugikan yang berada di sistem cerna. Melalui jurnal yang sama pun disebutkan bahwa pada saluran pencernaan, bakteri ini mampu menurunkan risiko infeksi saluran cerna dengan cara meningkatkan jumlah sel T. Sel T merupakan sekumpulan sel darah putih yang berada di sistem kekebalan.

2. Menyehatkan organ hati dan saluran pencernaan

Manfaat selanjutnya masih dari jurnal yang sama, bakteri lactobacillus rhamnosus dapat menekan efek kerusakan sel-sel atau organ jaringan hati yang memiliki peran sebagai organ pencernaan dalam produksi asam empedu untuk metabolisme lemak.

Jika jumlah bakteri ini cukup, maka akan mencegah perlekatan bakteri patogen alias bakteri penyebab penyakit di dalam dinding usus. So, hal ini akan membantu menghindarkan si kecil dari penyakit merugikan yang disebabkan bakteri patogen tersebut.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh


Daya tahan tubuh si kecil akan meningkat apabila jumlah bakteri ini mencukupi di saluran cerna guna memproduksi asam laktat dan asam asetat. Produksi asam laktat akan membuat pH di saluran cerna tetap berada di kondisi asam sehingga pertumbuhan bakteri merugikan bisa ditekan.

Jenis bakteri lain, yaitu Bifidobacterium longum, hidup di dalam sistem cerna sejak bayi lahir. Tanggung jawab Bifidobacterium longum sendiri adalah memfermentasi gula menjadi asam laktat. Hal ini bermanfaat untuk melindungi si kecil dari gejala alergi, risiko diare, sembelit dan membantu meningkatkan sistem imun.

Kalau sudah ada sejak bayi lahir, kenapa harus menambahkan makanan atau minuman yang mengandung probiotik dalam menu sehari-hari si kecil?

Hal ini disebabkan karena jumlah bakteri baik sangat bervariasi dan tidak stabil. Terlebih dalam kondisi tertentu keberadaan bakteri jahat dalam usus bisa berkembang dan menekan jumlah bakteri baik dalam usus.

Makanan Sumber Probiotik :


  • Pisang

Selain mengandung potassium, buah pisang ternyata juga mengandung sejenis prebiotik yang menjadi sember energi bagi probiotik yang hidup di dalam usus. Sebuah study menyebutkan, anak yang mengkonsumsi dua pisang setiap hari selama 2 bulan akan mengalami peningkatan jumlah probiotik berjenis bifidobacteria.
  • Apel

Selain kaya vitamin C, antioksdan dan berbagai fitonutrien lainnya, apel pun mengandung pektin atau sumber serat larut prebiotik yang dapat mendukung pertumbuhan probiotik di dalam usus.

  • Yogurt

Merupakan makanan sebagai sumber probiotik yang populer. Sayangnya, karena telah melalui serangkaian proses panjang kebanyakan yogurt yang ada di pasaran telah kehilangan kandungan bakteri baik. Agar mendapat manfaat optimal dari probiotik bakteri asam laktat dan bifidobacteria, pastikan pilih jenis greek yogurt ya!

  • Kimchi

Bahan utama kimchi adalah sawi putih yang difermentasi bersama aneka bumbu lainnya. Inilah yang menjadikan kimchi sebagai salah satu sumber probiotik.

  • Susu Pertumbuhan yang Mengandung Probiotik

Probiotik

Guna melindungi sitem cerna si kecil yang penuh rasa penasaran, beri dia susu pertumbuhan yang mengandung probiotik, seperti Dancow Excelnutri+ dan Dancow1+ Excelnutri+ yang mengandung Bifidobacterium longum dan Lactobacillus rhamnosus. Dengan sistem pencernaan yang terjaga, si kecil pun bebas bereksplorasi!

Tidak ada komentar