Tetap Aktif dengan Kebaikan Alami Gaya Hidup Sehat


“Ibu, tadi beliin aku jamu nggak?”

“Yaampun, dek, ibuk nggak ke pasar tadi,” jawabku sambil meringis, sama kecewanya dengan raut yang dipertontonkan putriku ini.

Beberapa kali saya memang sempat membelikannya jamu kunyit asam di pasar tradisional, namun karena hari ini enggak ada jadwal ke pasar, jadi ya monmaaf sayang..

***

Dalam sehari 24 jam, saya kerap menjalankan tiga peran sekaligus. Sebagai ibu, sebagai single fighter dan berusaha tetap berdaya dengan memilih menjadi work from home mom. Peran utama saya adalah ibu. Mengurus anak, suami dan tentu diri sendiri.

Sementara di beberapa hari dalam seminggu, saya harus merasakan menjadi single fighter karena suami yang bekerja di luar kota. Hanya berdua bersama anak artinya saya harus bisa pasang tabung gas sendiri, harus terjaga seorang diri melayani anak yang terbangun entah karena perut kecilnya yang kelaparan atau minta diantar ke kamar mandi. Satu yang nggak kalah heboh adalah menjaga mood-nya agar tetap happy agar no tantrum sampai sekolah sambil tetap mengerjakan rutinitas pagi lain.

Lalu, work from home adalah kegiatan yang memang saya pilih agar tetap berdaya dari rumah.

Menjalani ketiganya jujur sangat melelahkan. Hal ini membuat saya tidak pernah menonton televisi, saya pun harus memangkas waktu santai agar tak ada pekerjaan yang terbengkalai, namun gimana ya, saya senang menjadi aktif dengan triple peran seperti ini. Bekerja dari rumah membuat saya merasa berdaya, masih berani menyalakan mimpi. Satu sama lain saling berkaitan dan nggak mungkin ada yang saya lepas. 

Tips Sukses Menjalani Multi Peran Ala Saya

1. Tentukan Prioritas


Sederhana saja, dengan mengerti prioritas otomatis saya menjadi tahu apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Untuk menjadi ibu bekerja memang tidak mudah, meski itu hanya bekerja dari rumah.

Karena keluarga adalah prioritas, maka saya baru mengerjakan aneka deadline setelah semua pekerjaan rumah dan urusan anak serta suami beres.

2. Management Waktu dan Persiapan yang Baik


Cara saya memiliki waktu yang efektif adalah dengan mencatat semua kegiatan yang akan saya lakukan. Hal ini bertujuan agar tidak ada sesuatu yang miss saya kerjakan. Selain to do list, saya juga akrab dengan wishlist baik jangka pendek maupun jangka panjang yang dilengkapi dengan step by step meraihnya. Karena saya percaya, semua bisa berjalan seperti yang diimpikan apabila kita mempersiapkan segalanya secara matang. Nah, satu hal yang tak boleh dilupakan adalah dalam jangka waktu tertentu saya akan mengulas pekerjaan yang telah diselesaikan.

3. Harus Bisa "Fight my Mood"


Saat memilih bekerja sebagai freelance, oke IRT seperti saya memang mendapat banyak kelonggaran. Dari segi waktu dan tempat bekerja, saya bebas mengaturnya, menyesuaikan dengan kegiatan saya. Saat anak sakit pun, saya bisa sepuasnya berada di samping anak tanpa ada rasa sungkan untuk minta ijin.

Namun satu hal yang tidak terlalu disadari adalah sebagai seorang freelance/work from home mom seperti saya, kita harus bisa fight my mood. Sama pentingnya dengan management waktu, kalau buyar ya bubar deh.

Salah satu kejadian yang nggak asing saya alami yaitu saat meninggalkan si kecil dalam keadaan menangis karena tidak mau sekolah. Meski badan sudah menghadap laptop namun pikiran ini masih melayang kemana-mana.

Harus bisa fight my mood, suasana hati lagi malas, ya dilawan bagaimana cara agar tidak malas. Saat hati lagi baper ya dilawan agar bisa fokus. Ya karena deadline pekerjaan tuh enggak menerima alasan, 'maaf telat setor karena ibuk kemarin baper.'

Selain trik di atas, saya pun harus pintar menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Yang sampai detik ini saya usahakan untuk rutin dilakukan, diantaranya :



1. Menggerakkan badan, meski hanya gowes sekali dalam seminggu. Sebagai tambahan, saya memilih jalan kaki atau naik sepeda jika pergi ke tempat dekat, seperti minimarket, pasar atau ATM.

2. Istirahat cukup. Awal mula menjadi seorang freelance, saya sering kekurangan waktu tidur. Hampir setiap hari saya tidur di jam 12 malam dan sekitar satu jam setelahnya kembali terjaga karena anak yang masih adaptasi dengan jam tidur. Hal ini saya lakukan kurang lebih selama satu tahun. Kekurangan waktu tidur ternyata langsung memberikan efek pada kulit. Wajah menjadi kusam, mudah berjerawat dan kantong mata semakin gelap. Tapi untungnya, hal ini sudah saya tinggalkan.

3. Memperhatikan asupan. Rutin olahraga dan istirahat ternyata tidak akan memberi efek  berarti bagi tubuh jika kita mengabaikan asupan. Seperti pola makan berantakan atau abai terhadap nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Hal ini rupanya disebabkan karena, saat sistem pencernaan sehat maka kerja organ tubuh lain pun bisa berada di titik optimal. Namun jika sebaliknya? Bye deh, tubuh mudah sekali tumbang.

Di atas, sempat saya sebutkan kalau ingin sukses sebagai freelance ya kita harus bisa fight my mood. Nah, faktanya makanan yang masuk ke dalam mulut ternyata bisa mempengaruhi mood lho. Awalnya saya tidak percaya, namun dengan literasi yang beredar dan memang terbukti bahwa makanan tertentu bisa mengembalikan mood seseorang, saya percaya dong.

Untuk menerapkan gaya hidup sehat memang nggak segampil teori. Selain harus mengubah 'kebiasan-kebiasaan' yang sudah lama dilakukan, kesulitan ini disebabkan karena sebagian masih berpendapat bahwa, gaya hidup sehat harus mahal.

Gaya Hidup Sehat Harus Mahal?

Gaya hidup sehat sering identik dengan harganya yang mahal, rasa tidak enak serta proses mendapatkannya yang super ribet. Memang sebagian makanan sehat dibanderol dengan harga yang tak terjangkau di kantong segala lapisan masyarakat, tapi, hal ini sangat mungkin diakali lho, beberapa cara diantaranya :

1. Menanam sayuran sendiri.

2. Memilih buah lokal sesuai musim dibanding membeli buah impor.

3. Memilih alternatif pengganti beras.

Ada banyak hasil kebun yang relatif murah sebagai alternatif pengganti beras, seperti singkong, talas, ketela. 

4. Memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. 

Indonesia kaya akan hasil alam yang melimpah. Jangan sampai ya kita rela membeli herbal mahal yang berasal dari luar negeri, sementara pada kekayaan alam Indonesia sering abai.

Jaga Kesehatan dengan Rimpang

Salah satu rimpang yang terkenal seantero Indonesia adalah kunyit.



Kunyit yang identik dengan warna oren yang ia tinggalkan ini, terkenal dengan manfaatnya bagi kesehatan, seperti

  • Membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan, salah satunya sakit maag. 
  • Kunyit kerap dijadikan pertolongan pertama bagi anak yang mengalami diare. 
  • Sebuah penelitian menyatakan, di daerah dimana warganya mengkonsumsi kunyit secara teratur dengan rata-rata sebanyak 1-2 sdt/hari, menunjukkan jumlah penderita kanker yang lebih rendah.
  • Bila dikonsumsi secara rutin bersama madu, kunyit dipercaya dapat meningkatkan sistem imun balita. 
  • Selain itu, kunyit juga bermanfaat bagi kulit sebagai anti aging.

Kunyit, selain dimanfaatkan sebagai bahan penyedap berbagai olahan ibu-ibu di dapur, rimpangnya bersama asam Jawa telah lama dijadikan bahan baku untuk membuat minuman tradisional oleh nenek moyang kita. Apalagi kalau bukan, jamu kunyit asam yang ternyata memiliki manfaat lebih yaitu mengatasi nyeri haid. Yap, ketika tubuh fit dan mood terjaga, di hari-hari tertentu saya hanya bisa terkapar karena nyeri tamu bulanan menghampiri. Nyeri haid terutama di hari-hari awal menstruasi rupanya terjadi karena kontraksi di dalam rahim.

Herbadrink, Cara Menikmati Kesegaran Kunyit Asam Versi Praktis

Sebelum menemukan Herbadrink Kunyit Asam, saya memang rutin membeli jamu di pasar tradisional dekat rumah, untuk saya sendiri serta anak. Nggak selalu mulus, perburuan jamu kunyit asam di pasar kadang membuahkan kecewa, karena terkadang ketika saya sampai, jamu yang saya maksud sudah habis. Hmm.. padahal saya tiba di pasar baru pukul 7 lho. Nggak cuma kerap kecewa karena kehabisan jamu, jamu hasil beli di pasar pun tak bisa bertahan hingga sore.

Kenapa Herbadrink?


Herbadrink merupakan minuman tradisional alami yang dibuat berdasarkan resep tradisional Indonesia. Dibuat dari ekstrak murni bahan baku pilihan dan berkualitas yang diproses menggunakan teknologi modern.

Berikut beberapa alasan saya memilih Herbadrink :

1. Varian rasa lengkap

Kemarin sewaktu pergi ke toserba dekat rumah, saya menemukan produk Herbadrink berjejer rapi di rak pajang. Nggak hanya kunyit asam lho, ternyata Herbadrink memiliki berbagai pilihan seperti sari temulawak, sari jahe, lidah buaya, wedang uwuh, crysanthemum hingga beras kencur.

Produk Herbadrink mengandung gula? Tenang saja, karena Herbadrink pun menyediakan varian sugar free yang diperuntukkan bagi penederita diabetes maupun mereka yang ingin mengurangi konsumsi gula.

Variasi rasa produk Herbadrink yang komplit ini membebaskan para ibu untuk berkreasi dalam membuat aneka minuman favorit, yang pastinya nggak bikin batuk seperti minuman serbuk dalam kemasan lainnya.

2. Tahan lama, terjangkau dan mudah diperoleh

Dibuat dari bahan berkualitas serta pilihan yang diproses menjadi serbuk dengan mesin modern menjadikan Herbadrink memiliki umur simpan yang lebih  panjang dibanding dalam sediaan segar. Produk Herbadrink dibanderol dengan harga terjangkau. Untuk mendapatkannya pun mudah, tinggal melenggang ke toserba dekat rumah atau cukup scroll naik turun melalui aplikasi belanja online.

3.  Praktis, tinggal sobek dengan cita rasa yang sama

Kunyit Asam yang menjadi favorit saya ini memiliki rasa yang persis dengan jamu yang saya beli di pasar lho.

Akhirnya saya nggak parno lagi deh ketika anak saya bilang, 'Buk, pingin jamu kunyit asam,' tanpa ragu saya langsung menjawab, "Yuk, kita bikin.. Hihi.. ."

15 komentar

  1. Happy mom happy wife. Sehat selalu bersama Herbadrink ya mba. Semua variannya enak, gak ada yg gak enak. Tinggal kalo bosan minum kunyit asam, ganti sari jahe, atau ganti temulawak. Suka sukaaa. Hehehe

    BalasHapus
  2. Wiwin | Pratiwanggini.net26 November 2019 12.04

    Yeayyyy... kita sama-sama suka minuman dari rimpang hehehe.. Selain minuman dari rimpang jahe, saya juga suka minuman dari rimpang kunyit. Enak, segar di badan gitu deh.. Jujur saja saya malas bikin sendiri (memasaknya gitu), jadi seneng banget ketika ada kemasan sachet yang tinggal seduh aja :)

    BalasHapus
  3. Kunyit Asem, kesukaan nih. Enak seger, trus manjur banget kalo pas haid. Asa lebih bersih gitu jadinya. Yang aku suka juga, Sari Jahe. Asik lah Herbadrink praktis...

    BalasHapus
  4. Jaman sekarang pabrikan sudah memahami ya Mbak, pentingnya jamu herbal. Alhamdulillah, lumayan mengurangi bahan kimia yang masuk ke tubuh. Dikit-dikit jangan minum obat lah ya. Hehehe

    BalasHapus
  5. Ya ampun anaknya mba suka jamu kunyit asam? Aku malah enggak suka banget sama aneka jamu dari dulu kecuali jamu buyung upi hehehe. Kunyit asam ternyata banyak manfaatnya ya mbak, dan aku baru nyobain Herbadrink ini sebulan yang lalu saat menstruasi enggak lancar, dan kumerasa cocok juga suka. Rasanya enak Herbadrink Kunyit Asam ini. Ngomong-ngomong aku mau mempraktekkan tips-tips mbaknya deh terutama fight my mood dan gaya hidup sehat enggak harus mahal :)

    BalasHapus
  6. Aku byk baca herba drink inu karna baca2 reviewnya di blog temen2. Eh pas aku incip ternyata rasanya cukup nice dan enak dibadan mbak jadinya

    BalasHapus
  7. Senang sekali kalau punya anak yang doyan jamu. Memang harus dibiasakan agar badannya sehat. Agar dia mengenal tradisi bangsanya. Agar tradisi luhur ini tidak hilang, tapi tetap lestari. Dan yang penting, bagaimana ia mencintai semua itu.

    BalasHapus
  8. Saya suk banget minuman kayak gini,.mbak. Biasanya bikin sendiri waduhh jari² pd kuniing... Nah untung udah ada Herbadrink nihh jd praktis n lbh mudah. Tfs y Mbak

    BalasHapus
  9. mudah penyajiannya ya kak. kalau ada stok herbadrink di rumah mah mau kunyit asam kapan saja, bisaaa

    BalasHapus
  10. Nomor 2 dan 3 jleb banget :D. Makasih udah ngingetin.
    Siang-siang enak ya minum Herbadrink dingin, terus dikasih Nadu. Wah jadi Haus :D.

    BalasHapus
  11. Keren mbak atas ulasannya, semoga herbadrink bisa membantu setiap aktivitas harian mbak ya

    BalasHapus
  12. Herbadrink ini enak. Bisa diminum kapan aja. Minum anget enak, minum dingin campur es batu juga mantap.

    Semangat Mak menjalani rutinitas.

    BalasHapus
  13. Gw cowok, tapi entah kenapa doyan kunyit asam, wkwkwk


    Gw selalu salut sama cewek yang berkorban meninggalkan kerjaan di luar sana demi fokus mengurus suami, anak sama rumah. Gak gampang loh. Apalagi jagain bocah, hadehhh mana lari ke sana kemari, sementara bapknya encok duluan, wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ga gampang kak. Sama ga gampangnya dengan perempuan yang tetap kerja setelah punya anak. Ahaha

      Hapus