Buka Puasa di Luar Bersama Balita (#30HariKebaikanBPN Hari 1)



Pergi buka bersama bareng balita rasanya nggak beda jauh kok dengan mengajaknya pergi kondangan, pergi jalan-jalan di akhir pekan atau hanya sekedar belanja bulanan di supermarket sebelah. Penuh dengan drama! Hehe.. Entah di swalayan ngambek pingin menikmati es krim padahal belanja aja belum kelar plus tidak ada tempat untuk duduk. Atau drama-drama kecil seperti misalnya enggak mau pakai alas kaki karena maunya digendong. Hmm.. ini mah kasus saya ya! Meskipun rempong tapi ya tetap diajak. Pertama, seneng aja nggajak anak jalan-jalan (ini tidak berlaku saat lagi buru-buru). Atau alasan yang paling populer karena tidak ada yang menjaganya.

Agar semua sesuai rencana, saat bukber dengan mengajak balita saya biasanya melakukan persiapan ini :

1. Menentukan tempat makan yang akan dituju. Memesan tempat di sana sangat disarankan apalagi jika tempat makan tersebut terkenal selalu ramai. Hal ini dilakukan untuk menghindari kehabisan tempat sementara jam berbuka sudah ada di depan mata.

2. Jangan lupa perhatikan menu restoran, karena membawa anak kecil otomatis harus memiliki alternatif menu yang balita friendly.

3. Saya akan memilih tempat makan yang lapang dan dilengkapi aneka fasilitas yang menarik perhatian anak, misal playground, rumah makan berkonsep taman dengan gazebo yang dilengkapi kolam ikan dan sebagainya.

Saya pernah menulis tentang rumah makan yang ramah anak di sini 

4. Bersiap-siap lebih awal. Begitu mendengar adzan Ashar bisa segera memandikan anak. Apalagi anak saya adalah tipe susah disuruh mandi tetapi giliran sudah nyempung, susah diminta udahan. Hanya menyuruh si bocah mandi saya bisa menghabiskan waktu setengah jam kok. Belum acara pakai baju, dandanin endebrei. Lama..

5. Di dalam tas, lengkapi dengan snack/minuman kesukaan si kecil, semacam yogurt anak atau susu kotak. Yah, barangkali anak pingin ngunyah saambil nunggu makanan buka yaa kan? Atau digunakan sebagai sogokan ketika anak mulai cranky.

6. Last but not less, jangan lupa membawa mukena. Biasanya mushola di tempat makan tersebut penuh dengan orang yang akan ibadah juga. Yah, daripada harus menunggu giliran dapat mukena, bawa sendiri nggak ada ruginya juga ya kan?

Hihi.. itu tadi beberapa hal yang saya lakukan saat menghadiri bukber di luar bersama anak. Adakah yang miss?

Tidak ada komentar