Cara Sederhana Saya Lepas dari Jerat Middle Income Trap Bareng Jenius

Gambar
Setelah menjadi ibu dan memutuskan untuk nggak bekerja saya mengalami banyak perubahan. Bukan tentang rasa bosan dengan ruang lingkup IRT yang amat terbatas. Toh, hal tersebut sudah berhasil saya hempas. Hihihi..

Yuk baca curhatan saya di sini.
Yaitu sebuah masalah klasik yang menjangkit sebagian besar pasangan muda sekaligus baru pertama punya anak. Ketika sumber pendapatan berkurang namun kebutuhan hidup justru semakin banyak. Tapi, ketika sumur baru berhasil dibuat, ehh kenapa tetep nggak punya tabungan ya?

Yeay, Akhirnya Saya Sadar!
Dengan mepetnya finansial setelah resign, saya akhirnya sadar bahwa keuangan saya selama ini memang nggak sehat. Beberapa hal yang membuat saya akhirnya sadar adalah :

1. Saya nggak punya tabungan. Yes, sepanjang saya bekerja saya nggak punya saldo di rekening dengan nominal yang berarti.

2. Ketika butuh sesuatu yang bersifat darurat saya nggak punya dana cadangan.

3. Saya memimpikan sesuatu tetapi saya nggak sanggup beli padahal harganya masih rasiona…

Sebuah Hal Sederhana (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-27)




Once upon a time. Aku mendapat undangan resmi dari sebuah brand untuk menghadiri peluncuran produk kecantikan terbaru mereka.

Acara launching diadakan di atas sebuah kapal pesiar mewah.

Banyak influencer kece yang hadir, seperti Tasya Farasya, Andra Alodita, Suhay Salim.

Ah, ternyata tampak pula MUA nge-hiys yang sering foto bareng artis, yap dia adalah mas Bubah.

Mereka amat ramah, mau menyambutku si blogger pemula yang cupu ini dengan pelukan hangat.

Etapiii, ilustrasi di atas masih sebatas fiksi lho.

Hihihi..




Toh, cara membuatku melengkungkan senyum bahagia nggak harus dengan treatment yang serba mevvah.

Cukup keliling kota memakai motor bersama orang-orang terkasih.

Adalah salah satu kegiatan yang sering sekali aku lakukan bersama suami dan anak.

Dengan motor matic, anakku yang berusia 3 tahun duduk di depan dan aku membonceng di belakang.

Hmmm.. sebenarnya keliling kota menggunakan motor bukan merupakan hal yang baru bagi kami.

Dulu saat masih pacaran, hampir di setiap ketemuan selalu dihabiskan dengan keliling kota naik motor.

Ada banyak obrolan yang bisa diobral di atas motor.

Dari ngomongin soal mantan hingga membahas rencana masa depan.

Iya aku dan suami semakin ke sini semakin terbuka membicarakan apa saja termasuk masa lalu masing-masing.

Kebetulan awalnya kami kenal sebagai teman. Aku kenal siapa pacarnya. Dia pun tahu siapa seseorang yang sedang dekat denganku.



Tips kalau mau saling buka-bukaan soal masa lalu dengan suami, nggak usah dibawa terlalu serius. Dengarkan ceritanya dengan santai. Karena apabila hati ini dibawa-bawa sudah deh jatuhnya bisa cemburu buta.

Setiap pasangan pasti memiliki rancangan masa depan. Pun kami.

Dan tempat ternyaman membicarakan masa depan adalah di atas bangku motor.

Karena menurut kami, saat membicarakan hal-hal yang mungkin bersifat privasi nggak ada yang nguping. Hihihi..

Salah satu rencana masa depan kami yaa bersepeda bertiga di sore yang teduh.
Sekaligus sambil nostalgia jaman kami pacaran.

Dulu beberapa kali kami gowes berdua.
Sekarang sih tunggu anak gede kali yakk.. 😉

Itulah satu hal sederhana yang membahagiakanku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Langkah Sederhana yang Terbukti Ampuh