5 Kiat yang Membuatmu (Mungkin) Akan Lebih Betah Saat Menjadi Stay at Home Mom

Gambar
Menjadi ibu seharusnya bisa membuat kita lebih bahagia. Kalau sebaliknya, ya berarti harus ada yang dibenahi.

Saya bisa betah menjadi seorang Stay At Home Mom (baru) selama 3 tahun 3 bulan karena saya tahu apa yang membikin saya tidak betah.

Iya, saya pernah merasa enggak betah dan pingin balik kerja saat hanya di rumah, terutama di tahun kedua.

Saat hanya di rumah, saya merasa kehilangan banyak hal, pengakuan akan kemampuan (yang dulu saya dapat di tempat kerja), aktualisasi diri, bertemu teman-teman, transferan gaji dlsb.

Ada banyak pertimbangan yang membuat saya akhirnya tetap memilih 'hanya' di rumah.

Ini lho hal-hal yang saya lakukan, barangkali bisa mencerahkan buat buebu yang sedang jenuh dengan peran full Ibu Rumah Tangga.

Langsung aja yuk,

1.  Cari hobi

Kata saya, hobi itu ada 2 macam, yang menghabiskan dan yang menghasilkan. Kalau bisa sih cari hobi yang menghasilan, tapi kalau mau hobi yang menghabiskan ya terserah, lha wong yang kita cari adalah KEBAHAGIAAN jadi be…

Kota yang Pernah Aku Tinggali (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-14)



Iwak Kalen adalah salah satu tempat makan favorit aku dan suami. Suasananya yang sangat kental dengan aroma pedesaan membuatku teringat pada masa-masa nge-kos.

Iyaa, aku pernah menjadi anak kos di daerah Godean. Tepatnya di sebuah desa bernama Kramen.

Godean itu identik dengan bunyi aliran air kali. Mungkin karena wilayahnya didominasi oleh area persawahan kali yaa.

Hal yang sangat biasa melihat parit irigasi meluap-luap. Terlebih saat musim hujan begini.

Salah satu pemandangan favorit!
Sejuk mata memandang, di dalam angan terlintas hamparan hijau nan luas.

Segar nafas menghirup, terbayang semilir angin menghembus menyentuh muka.




Godean adalah wilayah yang istimewa. Meskipun wilayahnya berbatasan dengan kota Jogja tetapi masyarakatnya mampu mempertahankan sikap ramah khas masyarakat pedesaan.

Nggak heran sikap membungkuk badan bila melintas di depan rumah orang masih kental terasa.

Masyarakat yang ramah dan gemar menolong.

Termasuk ibu pemilik rumah tempat aku nge-kos.

Baru kali pertama aku bertemu seseorang yang mau repot-repot mengantarku di hari pertama kerja.

Padahal aakudan ibu kos tersebut belum lama saling mengenal.

Menggunakan matic warna merah-nya aku diperlakukan bak anak sendiri.

Perjumpaan kita berakhir karena aku harus pindah rumah kos yang lebih dekat dari tempat kerja.

Ada hal yang bikin kangen, di tempat lain ada pula pengalaman yang bikin sebal.




Tempat ke-2 yang pernah aku tinggali adalah jalan Kaliurang.

Dibanding dengan suka cita lebih banyak dukanya deh.

Karena di tempat tersebut aku hampir ditipu!

Identitasku akan disalahgunakan untuk mengajukan kartu kredit di bank.

Beruntung sih niat jahatnya segera terendus. 

So, secepat kilat aku pun menyusun rencana angkat koper.

Tapi seru juga sih, dari hal ini aku punya pengalaman pindah penduduk antar kabupaten. 😛 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Menangkis Rasa Malu