5 Kiat yang Membuatmu (Mungkin) Akan Lebih Betah Saat Menjadi Stay at Home Mom

Gambar
Menjadi ibu seharusnya bisa membuat kita lebih bahagia. Kalau sebaliknya, ya berarti harus ada yang dibenahi.

Saya bisa betah menjadi seorang Stay At Home Mom (baru) selama 3 tahun 3 bulan karena saya tahu apa yang membikin saya tidak betah.

Iya, saya pernah merasa enggak betah dan pingin balik kerja saat hanya di rumah, terutama di tahun kedua.

Saat hanya di rumah, saya merasa kehilangan banyak hal, pengakuan akan kemampuan (yang dulu saya dapat di tempat kerja), aktualisasi diri, bertemu teman-teman, transferan gaji dlsb.

Ada banyak pertimbangan yang membuat saya akhirnya tetap memilih 'hanya' di rumah.

Ini lho hal-hal yang saya lakukan, barangkali bisa mencerahkan buat buebu yang sedang jenuh dengan peran full Ibu Rumah Tangga.

Langsung aja yuk,

1.  Cari hobi

Kata saya, hobi itu ada 2 macam, yang menghabiskan dan yang menghasilkan. Kalau bisa sih cari hobi yang menghasilan, tapi kalau mau hobi yang menghabiskan ya terserah, lha wong yang kita cari adalah KEBAHAGIAAN jadi be…

Keinginan-keinginan yang Belum Tercapai (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-24)


Hal yang paling menyakitkan menurutku adalah ketika kita kehilangan sesuatu yang tidak mungkin bisa kita dapatkan kembali.

Waktu!

Aku teringat pada ungkapan, manusia di dunia ini hanya hidup di 3 tempat ; kemarin, besok dan sekarang.

Kemarin, kita hidup di sana tapi tidak pernah bisa kembali.

Besok, sesuatu yang belum pasti.

Sekarang, dimana kita paling 'berkuasa. '

Kita bisa melakukan apapun, hari ini.

Yang aku maksud kehilangan waktu di sini adalah diriku yang kini tak seleluasa saat masih single.

Aku memiliki 2 keinginan yang sampai pada detik ini belum berhasil aku capai.

Semoga dimampukan oleh Yang Kuasa. Aamiin.



1. Menguasai bahasa Inggris


Menguasai bahasa Inggris semacam obsesi yang telah berlalu.

Jaman sekolah dulu, aku suka sekali pelajaran bahasa Inggris tetapi sampai sekarang malah belum aku kuasai betul.

Alasanku mengapa harus menguasai bahasa Inggris ialah karena aku sering kesulitan untuk memahami artikel luar.

Padahal banyak sekali artikel yang membahas (dengan totalitas yang nggak diragukan lagi) terkait cara memaksimalkan potensi nge-blog.

Menurutku saat kita menguasai lebih banyak hal akan ada lebih banyak kesempatan yang bisa kita ambil. Tak ada batasan.

Beberapa hal yang aku lakukan untuk menguasai bahasa Inggris ialah,


1. Mendengarkan lagu berbahasa Inggris. Gunanya untuk melatih telinga agar terbiasa mendengar ucapan native speaker.

Tahu sendiri kan kalau  pengucapan kosa kata bahasa Inggris itu berbeda dengan tulisan asli. Hihi.

2. Sering-sering membuat kalimat dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan aktivitas sehari-hari.

3. Ikut kursus bahasa Inggris.



Keinginan yang belum tercapai selanjutnya adalah memiliki ketrampilan menjahit!

👏👏👏

Kenapa harus bisa menjahit baju padahal ada banyak tukang jahit? Ada banyak toko yang menjual pakaian ready to wear tersebar?

Alasannya,


1. Aku banyak menemukan model baju yang aku suka tapiii.. model tersebut sudah enggak keluar!

2. Kalau kita menguasai ketrampilan menjahit otomatis nggak harus sebentar-sebentar ke tukang permak.

Beli celana kepanjangan cuss permak sendiri.

Membeli pakaian kedodoran pun demikian.

3. Kalau melihat model baju yang disuka enggak harus beli karena bisa menjahit sendiri.

4. Untuk menghias rumah, misalnya dengan menjahit gorden, sarung bantal, penutup kulkas dsb.

5. Ketrampilan menjahit bisa dijadikan bisnis. Keinginan ini sempat terlintas tetapi untuk eksekusinya duh masih blur.

Caraku agar bisa menguasai ketrampilan menjahit,


1. Belajar dari berbagai blog luar negeri yang membahas seputar crafting.

2. Belajar melalui tutorial video di YouTube.

3. Dengan mengikuti kursus menjahit.

Itu adalah keinginan-keinginan yang belum berhasil aku dapatkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Menangkis Rasa Malu