Benda-benda Koleksi (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-11)


Ngomongin soal koleksi bikin ingat setiap memori yang menempel pada benda tersebut.

Jadi ingat jaman masih remaja. Dulu barang yang aku koleksi di rumah bisa beragam jenisnya. Kebanyakan adalah pernak-pernik atau merchandise artis idola.

Sebagian besar aku dapatkan dari majalah langganan.

Benda koleksi kala itu kebanyakan poster serta foto dengan tanda tangan.

Kalau sekarang mah nge-fans yaa nge-fans aja nggak perlu buat koleksi seniat itu.

Kalah dengan budget skincare 😲 Maklum lah mak-emak #AntiAgingAgingClub.

Prioritasnya sekarang udah berubah.

Tapi ada sih benda-benda yang aku koleksi hingga detik ini.

Itupun karena ia punya nilai sejarah tersendiri. Ckck. Hahaha.

Bukan baju, sepatu atau pun tas lho yaa.
Inilah beberapa koleksiku,


1. Perangko

Sumber gambar pixabay

Yes selain hobi membeli majalah, saat remaja bahkan sejak kecil denk aku hobi bergumul dengan perangko.

Yaa walaupun untuk ngumpul dengan sesama filatelis untuk tuker-tukeran koleksi, memburu ke kantor pos sudah tidak pernah aku lakukan lagi.

Benda ini hingga saat ini tetap aku simpan dan disayang-sayang. Hehehehe..

Selain karena memiliki nilai sejarah yang mengingatkan pada memori masa kecil, koleksi perangko ini bisa menjadi salah satu objek foto yang menarique.

Benda yang kukoleksi di rumah selanjutnya adalah,

2. Majalah lama


Selain aroma kertas yang semakin lama semakin khas, aku suka melihat tren yang ada saat itu.

Membandingkan dengan keadaan saat ini.
Rasanya kok yaa lucu. Hal yang kita lihat saat ini menimbulkan perasaan 'iuuuh' ehh kok waktu itu pernah dielu-elukan.

Dan yang paling berasa cepat mengalami perubahan tren fashion. Kebetulan aku punya beberapa majalah yang membahas tentang fashion.

Kemudian sesuatu yang musiman, misalnya tentang ajang mencari bakat, ajang pemilihan model, sinetron yang lagi nge-hits contohnya kayak AFI di Ind*siar, Bidadari, Inikah Rasanya, Amigos blahblah..

Duh, jaman dulu hafal banget sampai detailnya.


3. Loose leaf


Rasanya virus mengumpulkan 'isi binder' menjangkit hampir di semua rentang umur, karena adikku pun ikut-ikutan.

Dulu mah sempat tuker-tukeran sama teman.

Ahh, jadi kangen deh sama mereka. Kalau dicomot untuk dijadikan satu frame buat isi feed lucu kali yees.



Tidak ada komentar