Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Cara Sederhana Saya Lepas dari Jerat Middle Income Trap Bareng Jenius

Gambar
Setelah menjadi ibu dan memutuskan untuk nggak bekerja saya mengalami banyak perubahan. Bukan tentang rasa bosan dengan ruang lingkup IRT yang amat terbatas. Toh, hal tersebut sudah berhasil saya hempas. Hihihi..

Yuk baca curhatan saya di sini.
Yaitu sebuah masalah klasik yang menjangkit sebagian besar pasangan muda sekaligus baru pertama punya anak. Ketika sumber pendapatan berkurang namun kebutuhan hidup justru semakin banyak. Tapi, ketika sumur baru berhasil dibuat, ehh kenapa tetep nggak punya tabungan ya?

Yeay, Akhirnya Saya Sadar!
Dengan mepetnya finansial setelah resign, saya akhirnya sadar bahwa keuangan saya selama ini memang nggak sehat. Beberapa hal yang membuat saya akhirnya sadar adalah :

1. Saya nggak punya tabungan. Yes, sepanjang saya bekerja saya nggak punya saldo di rekening dengan nominal yang berarti.

2. Ketika butuh sesuatu yang bersifat darurat saya nggak punya dana cadangan.

3. Saya memimpikan sesuatu tetapi saya nggak sanggup beli padahal harganya masih rasiona…

Benda-benda Koleksi (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-11)

Gambar
Ngomongin soal koleksi bikin ingat setiap memori yang menempel pada benda tersebut.

Jadi ingat jaman masih remaja. Dulu barang yang aku koleksi di rumah bisa beragam jenisnya. Kebanyakan adalah pernak-pernik atau merchandise artis idola.

Sebagian besar aku dapatkan dari majalah langganan.

Benda koleksi kala itu kebanyakan poster serta foto dengan tanda tangan.

Kalau sekarang mah nge-fans yaa nge-fans aja nggak perlu buat koleksi seniat itu.

Kalah dengan budget skincare 😲 Maklum lah mak-emak #AntiAgingAgingClub.

Prioritasnya sekarang udah berubah.

Tapi ada sih benda-benda yang aku koleksi hingga detik ini.

Itupun karena ia punya nilai sejarah tersendiri. Ckck. Hahaha.

Bukan baju, sepatu atau pun tas lho yaa.
Inilah beberapa koleksiku,

1. Perangko
Yes selain hobi membeli majalah, saat remaja bahkan sejak kecil denk aku hobi bergumul dengan perangko.

Yaa walaupun untuk ngumpul dengan sesama filatelis untuk tuker-tukeran koleksi, memburu ke kantor pos sudah tidak pernah aku lakukan lagi.

5 Rekomendasi Musik (BPN 30 DAY CHALLENGE HARI KE 10)

Gambar
Setelah memutuskan untuk menerima tantangan dari Blogger Perempuan Network, yaitu menulis blog post selama 30 hari berturut-turut, ada beberapa hal yang berubah dari rutinitasku. 
Bukan cuma soal time management yang harus benar-benar diperhatikan tetapi juga tentang kondisi tubuh.
Aku merasakan bahwa isi kepala sudah agak oleng dengan tuntutan deadline aneka artikel disertai tugas momong anak usia tiga tahun yang sedang rusuh-rusuhnya.
Jauh hari sebelum aku memutuskan menerima tantangan ini sebenarnya aku sudah memiliki trik yaitu membuat blog post dengan cara scheduling.

Sehingga semestinya di H-2 sudah ada artikel yang siap tayang.
Tapi semua terhenti karena kondisi kepala yang serasa berasap.
Akhirnya aku 'mengistirahatkan' otak ini dengan mengurangi porsi menulisku untuk mendengarkan musik.
Lagu lama dengan irama musik yang masih enak didengar hingga 2018 pun hampir habis,
1. Taylor Swift


Taylor Swift awalnya dikenal publik sebagai seorang penyanyi country.
Setelah terli…

6 Blogger Favoritku (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-9)

Gambar
Setiap orang bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Biasanya sih inspirasi datang dari tokoh terkenal atau justru yang paling dekat dengan keseharian.
Di jaman tanpa sekat ini bahkan kita bisa terinspirasi dari mereka yang sama sekali asing plus dari kalangan biasa.
Sebagai seorang yang hobi menulis blog aku pun terjangkit virus yang ditebarkan para blogger ini.
Siapa saja? Ahh pasti ada deh salah satu atau bahkan lebih daftar blogger di bawah ini yang samaan menjadi favorit.
Habis mereka memang panutan sejuta umat sih. Hihi..
1. Alodita (www.alodita.com)
Aku pernah menulis sebuah post tentang mba Andra yang berisi betapa kagumnya aku sama apa yang mba Andra tularkan.
Optimis, berjuang, bersenang-senang, lepas dari keterpurukan (finansial) dan perasaan syukur yang tak terhingga atas berkat yang didapat pada Yang Kuasa.
Percaya atau tidak saat aku melihat story-nya yang sedang skincare malam rasa angot-angotanku untuk membersihkan muka dan menggosok gigi pun sekejap hilang.
Aku pun ta…

5 Barang yang Wajib Ada di Tas (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-8)

Gambar
Yang berubah setelah memiliki anak, selain dari ukuran tas yang mendadak harus besar adalah isinya yang nggak jauh-jauh dari printilan anak.

Yaa walaupun kini sudah nggak seheboh saat dia masih bayi.

Karena semakin besar anak semakin sederhana pula perlengkapan tempur yang kubawa.

Minus gendongan, apron menyusui, minus diapers.

Ini adalah top 5 benda-benda yang wajib berada dalam tasku.

1. Notes dan alat tulis
Iya meski sekarang printilan anak yang dibawa nggak seheboh dulu tapi perkembangan daya pikirnya membuatku harus ekstra hati-hati menggunakan apapun di depannya.

Salah satu hal yang sangat kuhindari belakang ini adalah menggunakan hp di depannya.

Aku memilih menggunakan notes untuk menyicil deadline artikel di depan anak.

2. Dompet
Pasti setiap orang selalu mewajibkan membawa benda ini yaa saat mereka bepergian.

Selain uang tunai, data diri serta kartu ATM di dalam dompetku pun terselip.. (handphone)
😂

Handphone aku sembunyikan di dalam dompet agar luput dari penglihatan anak s…

Daftar 5 Tempat Makan Favorit (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-7)

Gambar
Buuuk, suka jajan nggak kalau suami ada di rumah? Atau saat jalan-jalan dan perut mulai terasa bergejolak keroncongan. Hihi..

Makan di luar bagiku menjadi semacam mengisi baterai energi yang sudah seharian dipakai.

Tapi dari sekian tempat makan yang buka, pilihan aku dan suami nggak jauh-jauh dari si top 5 ini.

Alasannya sih kalau bukan dari segi rasa masakan yang enak, pilihan menu komplit, suasana tempat makan tersebut asyique untuk momong bocah yaa karena harganya yang ramah di kantong.

Pokoknya kelima tempat makan berikut memenuhi salah satu atau lebih persyaratan di atas. Halah.

Btw, rumahku Wates yaa Buuuk. Wates, Kulonprogo, DIY bukan Wates Magelang atau Wates yang lain.

Jadi ya otomatis lokasi pilihan tempat makan aku dan suami nggak jauh-jauh dari rumah.

Nah, ini dia 5 daftar tempat makan favoritku,

1. Bakso Kupat Lombok Uleg khas Temanggung pak Di

Tempat ini terletak di daerah Godean.
Tempat yang akan membuka cabang di seputar UGM ini menawarkan bakso yang menurutku memilik…

5 Fakta Seputar Diri Sendiri (30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-6)

Gambar
Aku bukan termasuk orang yang narsis deh. Hwahaha..
Karena pemalu memang lebih mendominasi diriku :p
Dan ini adalah kali pertama aku ngomongin 5 fakta seputar diri sendiri.
5 Fakta Seputar Diri Sendiri
1. Aku nggak pernah pakai lipstik Aku nggak pernah memakai lipstik. 
Kondangan kemarin aku hanya memakai lipbalm tanpa warna. Ke pasar aku nggak pernah memakai lipstik, jenguk orang sakit, main ke bank.
Sehari-hari aku nggak pernah memakai lipstik.
Bukannya enggak suka dengan efek segar instan yang dihasilkannya.
Tapi..
Karena bibirku kering.
Walaupun setelahrajin treatment, keadaannya kini sudah agak lembab tetapi entahlah setelah ditempeli lipstik beberapa waktu kemudian pasti akan mengering.
Jenis lipstain, lipstik yang creamy, matte dengan embel-embel nggak membuat bibir kering sekalipun.
Penampakan lipstik di bibir jadi nggak banget.
So, jumlah lipstik yang aku miliki enggak pernah bertambah yaitu hanya satu biji. Terakhir membeli lipstik adalah lebaran kemarin.
Suka tergoda nggak …

Ketika Media Sosial Menjadi Kiblat ( 30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-5)

Gambar
Ahh, senang yaa dengan perkembangan teknologi belakangan yang semakin pesat.

Pesan tiket kereta atau pesawat bisa dilakukan dari smartphone.

Belum untuk ibu rumah tangga yang suka rempong dengan urusan anak sepertiku saat belanja bulanan.

Dari pengalaman sih, acara belanja bersama buah hati, duh yaa, rasanya cuma pindah tempat momong.

Bukannya capcus pilah-pilih diskon tetapi acara belanja justru lebih didominasi oleh adegan mirip di acara kriminal, kejar-mengejar si anak.

Mengasuh anak yang sedang aktif-aktifnya bikin stres sundul langit yaa hehe.

Bye deh sama acara konsultasi dengan mba-mba SPG yang ada di konter kosmetik.

Beruntung sih sekarang banyak toko offline yang melayani pembelian secara online.

Sangat bermanfaat untuk ibu rumah tangga sepertiku.

Fenomena semua yang go online ini membuat strategi pemasaran pun mengalami pergeseran.

Kalau dulu cara mengkampanyekan produk banyak dilakukan dengan memasang iklan di media cetak, kini semua seolah diboyong ke media sosial.

Ketika…

Tips Belanja Untung Anti Buntung Bersama Watsons

Gambar
Apa sih yang sebagian perempuan lakukan untuk membunuh bosannya?

Agar ngelu-ngelu akibat kepungan rutinitas segera sirna?

Ada yang sepakat kalau berbelanja adalah salah satu terapi paling mujarab yang dipilih oleh banyak perempuan?
Kalau iyeees, berarti sama dong yaa..
Tapi setelah memiliki anak terlebih saat usianya menginjak 3 tahun, acara belanja kok aku rasa justru semakin ruwet yaa. 
Orang bilang ini adalah fase terrible three tantrum.
Anak belum mampu menguasai emosi yang bergejolak memenuhi dadanya.
Ceileeeeh.. 🤣
Serba penasaran, serba kepo, super rusuh, di kepalanya penuh oleh berjuta pertanyaan apa dan mengapa kalii yaa..
Setiap kali mengajak anak belanja seketika itu pun aku sadar, ohh aku ini cuma pindah tempat momong. 🤣
Apalagi acara ngobrol sejenak dengan mba SPG di konter kosmetik yang dulu bisa leluasa aku lakukan.
Sekarang bye deh.
Maka aku merasa beruntung sekali tercipta sebagai emak-emak yang membesarkan anak di era yang serba canggih ini.
Salah satunya dengan ma…

Enaknya Jadi Member Blogger Perempuan Network ( 30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-4)

Gambar
Salah satu 'imbas' dari memilih kegiatan blogging yang aku rasakan adalah bertambahnya jumlah kenalan yang berasal dari komunitas yang sama.
Meskipun virtual tetapi semangat mereka menular nyata lho!
Ya, itulah salah satu alasan mengapa para blogger wajib sekali untuk bergabung dengan komunitas.
Supaya pas lemes ada yang nyemangatin. Ngikik.
Ada banyak komunitas blogger bertebaran di dunia neng maya ini.
Salah satu yang aku kenal setahun belakangan adalah Blogger Perempuan Network (panggil aja BP).




Hal pertama yang membuat aku tertarik bergabung di komunitas ini jujur karena desain website yang mereka pakai menarik dan segar.
Template yang dipakai Blogger Perempuan Network menyejukkan mata, didominasi warna feminis nan manis.





Selain karena love at the first sight pada tampilan fisiknya, Blogger Perempuan Network ini membuatku semakin mengenal semakin tambah suka.

Versi gombalnya sih, inner beauty dari BP ini semakin terpancar. 
3 alasan yang membuatku semakin jatuh cinta (ngga…

Apalah Arti Sebuah Nama? Sangat Berarti! ( 30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-3)

Gambar
Apalah arti sebuah nama.
Adalah pepatah yang rasanya tidak cocok dengan dunia blogging.
Apalah arti sebuah nama.
Kalau kita sembarang dalam memilih nama, waah akibatnya bisa fatal yaa..

Hmm, membicarakan dunia blogging nggak bisa lepas dari segala printilannya, termasuk di sini adalah domain!

Domain ialah nama custom yang kita pilih untuk menamai blog yang kita miliki. Walau dipilih suka-suka sesuai selera tetapi ada patokannya sih!

Karena domain berkaitan dengan banyak hal.

Domain yang digunakan untuk sebuah blog tersebut kita dapatkan dari berlangganan pada penyedia jasa domain. 
Artinya ada sejumlah rupiah yang harus kita keluarkan secara rutin.
Kalau kita memilih dengan sembarang, ahh  menurutku sayang sih rasanya!
Selain hal tersebut domain merupakan branding diri kita.
Untuk yang membuat blog dengan tujuan suka-suka sih mungkin tidak terlalu bermasalah untuk menggunakan 'sembarang' nama sesuai selera, tetapi bagi yang ingin meraup rejeki dari blog?
Hal yang mungkin dipa…

Tema Blog Post yang (sedang) Menjadi Favorit ( 30 DAY CHALLENGE BPN HARI KE-2)

Gambar
Setelah kemarin membicarakan tentang alasan dibalik pilihan mengapa memilih kegiatan blogging, di post ini yuk mari membicarakan tema yang sedang disuka.
Eum, niche blogku awalnya lebih banyak condong membahas parenting.
Bukan ilmu parentingsaklek sih tetapi sebuah episode tentang perjalanan menjadi ibu atau istilah bekennya motherhood, bagaimana rasanya nemenin anak 24 jam per 7 hari tanpa libur. Kejenuhan apa yang dirasakan, life hack bersama anak. Seputar itu.
Kemudian pada beberapa bulan kemarin aku merasa benar-benar di titik jenuh.
Bangun ketemu anak, mau tidur ketemu anak.
BUKAN! Aku bukan sedang mencoba tidak bersyukur.
Tetapi hanya merasakan ada yang 'salah' dengan siklus harianku. Imbasnya ke anak.
Setelah mencecar diri sendiri dengan beragam pertanyaan, Alhamdulillah ketemulah aku pada jawaban sekaligus solusi.
Aku ini kenapa? Aku cuma bosan! Bosan kenapa? Bosan di rumah terus pingin kerja. Di tempat kerja apa yang didapat?
Dan hmm.. ternyata ritual mandi pagi sebelum k…