Soal Jerawat dan Trik Menghadapinya




Sebagai pemilik kulit wajah berminyak jerawat ibarat sahabat karib. Selalu ada setiap saat tak hanya ketika menstruasi tiba.

Bertahun berteman dengan problem yang sama membuat saya lumayan paham bagaimana cara menghadapinya *tsaaah.

Jerawat biasa dialami remaja yang sedang dalam masa puber.

Ehm, saya pernah di-PHP jerawat nih. Jadi saat itu saya hamil dan kulit tidak ditumbuhi jerawat sama sekali. Wah happy banget. Saya pikir episode dramatis bersama jerawat sudah berakhir ehh ternyata, saat habis masa hamil yasud balik lagi pada kondisi awal : kulit yang rentan berjerawat.

Jadi benar ya, jerawat hadir karena
pengaruh hormon plus diperparah oleh kebersihan kulit muka yang kurang terjaga. Huhuuu..

Sebuah pepatah legend 'mencegah lebih baik daripada mengobati' ternyata juga berlaku lho untuk si jerawat ini.

Nah, baiklah itu artinya jaga kebersihan kulit. Ini biasa saya lakukan dengan menerapkan beberapa hal berikut,

1. Menjaga kebersihan kulit bagi saya artinya rutin membersihkan wajah *bingung nggak? 😁

Karena muka saya kalau kotor sedikit saja pasti kemudian timbul jerawat.

Cuci muka saat pagi, siang saat kulit terasa tak nyaman bak kilang minyak. Malam sebelum tidur. Yang ini wajib 'ain.

Sebelum mencuci muka saya biasa membersihkan wajah dengan pembersih dan mengakhiri dengan penyegar. Biar nampol dah. Hahaha.

Oya, saat membasahi muka saya menggunakan air hangat. Baru menggunakan air biasa untuk membilasnya.

Hasilnya jauh lebih keset.

Dari baca-baca katanya air hangat memang bisa membuka pori sedang air biasa yang jauh lebih dingin itu berfungsi menutup pori.

Hmm.. Moga betul ya.

2. Menghindari produk dengan kandungan pencerah.

3. Menghindari produk dengan spf yang terlalu tinggi karena membuat kulit saya semakin berminyak.

4. Pilih kosmetik yang tak menutup pori dan menimbulkan komedo.

5. Prefer bedak tabur dibanding bedak padat yaa..

6. Selalu menghindari penggunaan serum pada jerawat yang meradang.

7. Perhatikan asupan. Jangan mengkonsumsi terlalu banyak makanan berminyak. Sebaiknya perbanyak asupan sayur dan buah serta konsumsi air putih yang cukup.

8. Pisahkan handuk yang digunakan untuk tubuh dengan muka. Saya biasa memakai handuk muka yang kecil itu lho.

Kalau sudah terlanjur berjerawat, gimana dong?

1. Gunakan toner untuk membantu mengeringkan jerawat. Caranya, tuang toner pada kapas kemudian tempelkan pada kulit yang berjerawat.

2. Saya selalu rutin mengoles produk ini ketika jerawat saya meradang.

Produk apa yaah? Produk MLM yang kalau saya sebut merek takut menimbulkan fitnah. Hikhik.

3. Jangan dipencet. Syusah ><

Setelah jerawat reda biasanya masih meninggalkan bekas, so?

Yang ini harus nebelin sabar deh. Hhehe. Karena menghapus bekas jerawat memang butuh waktu dan harus rutin ikhtiar.

Salah satu caranya dengan menggunakan masker yang berfungsi memudarkan jerawat.

Kulit berjerawat sebenarnya menandakan kulit yang normal karena bakteri masih bisa tumbuh karena jika kulit penuh bahan kimia akibatnya jasad renik pun enggan.

Yang harus diperhatikan untuk pemilik kulit berminyak.

1. Pilih face wash (sabun muka) dalam bentuk gel.

2. Meskipun jenis kulit kita berminyak namun tetap memerlukan pelembab. Kelembaban yang kurang justru memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak. Pilih pelembab dalam bentuk lotion. Hindari memakai pelembab berbentuk krim yaa..

3. Menggunakan masker berbahan clay karena membantu menyerap minyak lebih dalam.

Nah, itu adalah hal-hal yang selama ini saya lakukan dalam menghadapi jerawat yang rasanya tak pernah absen dari muka *tidak termasuk pas hamil ya hehe.

Oke selamat merawat wajah berjerawat.. Ohya, kalau ke dokter kulit memang dirasa perlu, boleh lho!



Tidak ada komentar