Tips Liburan Happy Ending Bersama Si Kecil




Libur telah tibaaa.. Horeeee..

Barangkali saya akan terus menyanyikan lagu ini kalau masih jadi anak sekolah.

(jangan lupa pasang setting 90an 😑😑😑)

Musim libur selalu mendapat tempat ternyaman di hati semua orang. Apalagi kalau libur panjang seperti libur akhir tahun.

Yaa kan?

Saya si ibu dari putri berusia dua tahun pun tak ingin melewatkan momen berlibur.


Dan setuju yaa kalau bepergian bersama balita berbeda rasanya dengan pergi hanya berdua atau sendiri? Lebih kerasa rempongnya!

Maklum karena dari sisi kemandirian, anak masih dalam tahap belajar.

Acara menikmati es krim satu cup kecil saja bisa berubah menjadi drama kalau sang penikmatnya adalah si kecil. Hehe..

Namun biar begitu saya yakin bahwa semua orang tua terutama ibu lebih memilih nggak apa rempong yang penting si anak sehat.

Olret?

Sayangnya sistem imun si kecil yang masih lemah membuatnya lebih gampang sakit. Apalagi di musim pancaroba seperti ini.

Sudah banyak yang tahu ya kalau musim peralihan ini membuat daya tahan tubuh melemah. Cuaca yang tidak bisa diprediksi, tetiba hujan deras hingga udara yang sangat panas diduga mejadi pemicunya.

Wait, musim liburan tapi sakit?

Nah, berikut tips agar si kecil tak mudah sakit di musim pancaroba ini,

1. Memberi asupan yang bergizi.

Makanan dengan vitamin C -meski semua vitamin baik untuk tubuh- seperti jeruk dapat membantu memperkuat daya tahan tubuhnya.

2. Minum air putih yang cukup

3. Istirahat yang cukup

Semakin muda usia anak semakin banyak pula kebutuhapn tidurnya. Tidur bagi tubuh semacam mengisi kembali tenaga yang habis untuk beraktivitas.

Duh, jadi ingat smartphone yang lagi di-charge. 😂

4. Cuci tangan

Dilakukan sebelum makan, setelah bermain serta setelah dari kamar mandi. Jangan lupa cuci tangan dengan sabun ya!

5. Olahraga

Menari, bermain bola, berenang dan main kejar-kejaran adalah beberapa olahraga yang bisa menjadi pilihan untuk dilakukan bersama si kecil.

Dengan menerapkan tips di atas diharap si kecil tak gampang sakit.

Namun ada lho keadaan dimana kita sulit untuk menghindari sakit. Apalagi kalau bukan demam pasca imunisasi.

Yaa meski setelah imunisasi tidak semua anak akan mengalami demam.

Imunisasi sendiri adalah proses memasukkan kuman yang telah dilemahkan guna memancing sistem imun tubuh agar membentuk pertahanan.

Tujuannya supaya kelak saat tubuh benar-benar terinfeksi, sistem imunnya sudah bisa melakukan pertahanan serupa karena memori tubuh telah merekamnya ketika imunisasi.

Imunisasi banyak gunanya lho, selain menyempurnakan usaha kita sebagai orangtua dalam mengupayakan kesehatan anak, imunisasi juga bisa memusnahkan suatu penyakit tertentu.

Sebenarnya demam setelah imunisasi tidak berbahaya karena akan sembuh dengan sendirinya.

Tapi, melihat si kecil rewel dan waktu tidurnya menjadi terganggu hati ibu mana yang tega?

Bagi ibu yang paling utama adalah kenyamanan si kecil. Oya, sejak menjadi ibu Alhamdulillah saya jadi jarang sakit. Duh mudah-mudahan ngomong begini nggak bikin sakit yaa..

Berbeda dengan sebelum hamil dimana sakit saya adalah tipus dan maag yang sampai mewajibkan opname. Syukurlah kali ini sakit berkutat di masuk angin, batuk serta pilek ringan dan kadang migrain yang biasanya berkurang setelah digunakan untuk tidur.

Yeay!!

Btw, itu karena dari dalam diri ada sesuatu yang menguatkan agar ibu tak boleh sakit. Agar selalu ada yang memeluk si kecil saat tubuhnya kedinginan, agar ada yang membuatkan makanan untuk mengenyangkan perut kecilnya dan yang pasti agar kuat melek kalau dia sedang ingin begadang. Hehehe.. .

Apa sih yang nggak buatmu Nak?! 😄😄😄

Nah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan serta tips yang bisa dicoba nih saat si kecil demam,

1. Jaga jangan sampai dehidrasi.

2. Kompres dengan air hangat.

3. Balur tubuhnya dengan bawang merah yang telah dilumatkan bersama minyak telon.

4. Masih dengan cara tradisional, peluk tubuhnya atau bahasa kekiniannya kangaroo  care.

5. Berikan pakaian tipis namun hangat.

6. Berilah parasetamol apabila demam sampai membuatnya kesakitan dan mengganggu nyamannya tidur.

Salah satu merek parasetamol yang bisa diandalkan adalah Tempra Syrup.




Tempra Syrup Paracetamol rasa anggur ini selain memiliki rasa enak yang disukai si kecil, juga memiliki kelebihan diantaranya tidak perlu dikocok karena Tempra larut 100%.

Memiliki dosis pas sehingga tak perlu khawatir over dosis maupun kurang dosis. Selain itu Tempra Paracetamol juga aman lho di lambung. 



Istimewanya lagi untuk saya pribadi sih karena kemasannya terbuat dari plastik yang tidak mudah pecah serta terdapat gelas takar yang praktis dilepas pasang.

Problem saya nih sebelum ketemu Tempra, suka ribet nyari sendok. 😵


Ohya, saya baru pertama kali ini menemukan merek parasetamol yang menggunakan alumunium foil pada kemasannya. Artinya, kualitas produk memang benar-benar dijaga. Suuuuka! 😘 *maafkan background yah 😪

Tempra Syrup Paracetamol bisa dibeli di apotik terdekat.

Oh, ya agar si kecil tidak rewel selama diajak liburan saya selalu memberi dia afirmasi positif seperti, "Dek besok kita mau jalan-jalan. Adek jadi anak manis yaa. Jangan rewel," sebelum hari H.


Awalnya saya selalu menganggap remeh hal semacam itu tapi begitu mencoba dan merasakan efeknya yang luar biasa baru saya percaya dengan yang namanya, 'the power of sounding.'

Tapi jangan lupa dengan persiapan pendukung lain ya seperti, bepergian dengan keadaan perut terisi, menyediakan cemilan selama perjalanan, membawa buku atau mainan favorit untuk membunuh bosan di perjalanan.


Bagaimana ibu-ibu sudah siap kan menghabiskan jatah libur akhir tahun bersama si kecil? 😉



Artikel ini disertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.




2 komentar

  1. Waa.. Thank u bun info dan tips2 liburannya.. Bisa dipake nanti kalo anak saya uda besar... ^^

    BalasHapus