Cara Sederhana Saya Lepas dari Jerat Middle Income Trap Bareng Jenius

Gambar
Setelah menjadi ibu dan memutuskan untuk nggak bekerja saya mengalami banyak perubahan. Bukan tentang rasa bosan dengan ruang lingkup IRT yang amat terbatas. Toh, hal tersebut sudah berhasil saya hempas. Hihihi..

Yuk baca curhatan saya di sini.
Yaitu sebuah masalah klasik yang menjangkit sebagian besar pasangan muda sekaligus baru pertama punya anak. Ketika sumber pendapatan berkurang namun kebutuhan hidup justru semakin banyak. Tapi, ketika sumur baru berhasil dibuat, ehh kenapa tetep nggak punya tabungan ya?

Yeay, Akhirnya Saya Sadar!
Dengan mepetnya finansial setelah resign, saya akhirnya sadar bahwa keuangan saya selama ini memang nggak sehat. Beberapa hal yang membuat saya akhirnya sadar adalah :

1. Saya nggak punya tabungan. Yes, sepanjang saya bekerja saya nggak punya saldo di rekening dengan nominal yang berarti.

2. Ketika butuh sesuatu yang bersifat darurat saya nggak punya dana cadangan.

3. Saya memimpikan sesuatu tetapi saya nggak sanggup beli padahal harganya masih rasiona…

Three Little Things

Adinda Keisha Zahra, 14 November 2015, 10.40am

Hari ini tepat dua tahun anakku lahir. My first daughter yang membuatku memutuskan berhenti bekerja. Cuma di rumah, tak kusangka membuatku punya banyak pengalaman dalam mengolah rasa. Tsaaah 💃

Buat seorang amatir yang  sedikit-sedikit dijadiin bahan blogpost sepertiku, ini bak harta karun.

Di hari kelahiran anak kemudian mengisinya dengan kisah throwback ketika lairan, basi deh kalau aku yang nulis.

Pasalnya, sudah berkali-kali dibikin status dan sepertinya banyak yang sudah muak tahu. Heheee..

Pun tak ada hal istimewa yang bisa menginspirasi dibanding perjuangan hebat ibu di luaran sana.

Cuma belum bisa pipis selama sepuluh hari pasca melahirkan.

Namun dari situ kemudian kusadar bahwa caraku menghargai nikmat Tuhan selama ini kurang.

Oya, karena bosan dengan kisah throwback itu tadi, maka kubuat list ala-ala tentang apa saja yang ingin kulakukan-kuberikan-apapunlah sebutannya
bersama anak, ketika ia dewasa.




Weheeheee..

1. Sebagai ibu buat anak perempuannya, pingin deh ikut campur soal perawatan kulitnya. Karena aku ngrasa lumayan telat sadar bahwa kulit harus dirawat sedini mungkin.

2. Pingin ajak dia mengatur keuangan dengan goal bisa punya rumah sendiri sebelum nikah. Alasannya karena kumerasa pengaturan keuanganku suangat amburadul.

Sight.

First step sih ngajak dia antri di teller atau beberapa kali transaksi di ruang ATM. Lol.

Nabung itu penting.

3. Pingin ngasih dres unyu buat dia. Little black dress yang timeless atau outfit kesayangan karena sempat banjir pujian dari ayahnya.

Pas nggak ya? Suka nggak ya?

Udah sih, baru nemu tiga doang. Hohoho. Maksa banget yaa jadi ibu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak : BIORE UV AQUA RICH Watery Essence spf 50+ PA++++

Cara Menghilangkan Jerawat dengan Langkah Sederhana yang Terbukti Ampuh